Thursday, 22 October 2020

Wates Prioritaskan Beras Organik “Dewa”

post-top-smn
Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni saat menandatangani prasasti BUMDes Taman Dewa, didampingi istri tercinta dan Kepala desa Wates Ka'Bain.

Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni saat menandatangani prasasti BUMDes Taman Dewa, didampingi istri tercinta dan Kepala desa Wates Ka’Bain.

Ponorogo, SMN – Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni telah melaksanakan giat rutinnya tilik desa setiap hari Jumat, yang bertempat di desa Wates Kecamatan Jenangan. Hadir dalam agenda,Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni beserta rombongan, Kepala desa Wates Ka’Bain, dan segenap masyarakat yang hadir, pada hari Jumat 10/3 kemarin.

Dalam sambutannya Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni menyampaikan, tujuan dari tilik desa membangun ukuwah silaturahmi antara rakyat dan pemimpinnya, sehingga apa permasalahan yang ada dapat diselesaikan bersama. Selain itu pihaknya juga memaparkan progres janji Politiknya 300 juta/desa/tahun, bantuan BUMDes 25 juta (bagi yang punya BUMDes), bantuan Posyandu dan Lansia, bantuan guru PAUD 100 ribu se Kabupaten Ponorogo serta bantuan unit Ambulace bila benar-benar diperlukan. “Kami atas nama pemerintah Ponorogo akan membantu masyarakat dalam menyelesaikan masalah, sesuai dengan program pemerintah yang ada,” Pungkas Bupati Ipong.

Sementara itu kepala desa Wates Ka’Bain mengatakan, pihaknya merasa senang atas kunjungan bupati Ponorogo ke desanya, karena bisa lebih mendekatkan antara warga dan bupati, sehingga uneg-uneg masyarakat selama ini dapat tersampaikan.  kunjungan Bupati Ipong Muchlissoni di Desa Wates Kecamatan Jenangan disambut warganya dengan antusias serta unjuk gigi, dengan memamerkan berbagai produk unggulan yang ada di desanya. .

Menurutnya, melalui BUMDes Taman Dewa yang telah beberapa lama sudah memproduksi batako, pihaknya terus berkomitmen untuk memasarkan produk beras organik dengan merek “Dewa”. “Kami memiliki lahan seluas 1 hektar sebagai upaya untuk terus menanam padi organik, saat ini kami pasarkan dengan harga Rp 13.000 / kg atau Rp 65.000 / 5 kg,” jelasnya.

Sesuai dengan arahan Bupati, Dirinya akan memprioritaskan satu produk unggulan sebagai one vilage one Product diantaranya beras organik tersebut, sehingga kalau orang berbicara beras organik maka yang terlintas dalam pikirannya adalah beras organik merk Dewa miliknya tersebut, sambungnya.

“Untuk itu kami terus berpromosi dan berproduksi, kami yakin suatu saat produk kami tersebut akan dikenal oleh masyarakat dan mampu menjadi icon Desa Wates,” Urainya

Selain itu dirinya juga mengembangkan Mina Mandiri dengan membentuk eko wisata dengan budidaya ikan lele dan nila yang  direncanakan organik juga,”Jadi makanan yang kami berikan berupa bahan-bahan organik seperti azola, sayur-sayuran dan bahan organi yang lain tanpa obat dan makanan yang mengandung kimiawi”, Imbuhnya.

Sehingga dengan semangat yang dia miliki ini dapat membuat instansi terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro dapat memberikan bantuan baik berupa pendampingan, modal maupun pemasaran serta infrastrukturnya seperti benih dan fasilitas yang diperlukan, terangnya.

Harapannya yang lain adalah dibangunnya infrastruktur jalan yang sebagian besar sudah rusak dan bantuan ambulance desa, karena letak desanya ini merupakan desa yang paling ujung dari Kecamatan Jenangan, Sehingga dengan adanya Ambulance desa dapat meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat desa Wates, harapnya.

“Selain itu dengan dukungan yang penuh dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo dapat mejadikan desa kami lebih baik, sejahtera dan makmur,” pungkas Kaba’in. (Wied)

post-top-smn

Baca berita terkait