Monday, 26 October 2020

Warga Protes Proyek Drainase, Dilaporkan ke Kajati

post-top-smn
Proyek yang sudah terealisasi dinilai tidak sesuai dengan volume dan spesifikasi RAB – nya.

Proyek yang sudah terealisasi dinilai tidak sesuai dengan volume dan spesifikasi RAB – nya.

Banyuwangi, SMN – Setelah ditunggu – tunggu lebih dari 5 (lima) bulan tidak direspon oleh Dinas PU Binamarga terkait sorotan warga mengenai proyek pembangunan saluran drainase yang berlokasi di Jalan Kuntulan, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Kini protes warga melaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kajati) untuk ditindak lanjuti secara hukum.

Seperti diungkapkan perwakilan warga masyarakat Bakungan, Soediyono ketika dikonfirmasi SMN mengaku, bahwa proyek yang telah terealisasi di wilayahnya dinilai pembangunannya asal – asalan.

Menurutnya, dilihat dari nilai besarnya anggaran yang terealisasi dan pekerjaan fisik sangatlan tidak relevan. Sehingga, perencaaan dalam pembangunan saluran drainase ini dinilai tidak sewajarnya sehingga ada indikasi mark-up anggaran.

“Masak pekerjaannya hanya plester disejumlah titik dan pasangan batu hanya ada di dua sisi serta pekerjaan pasangan penutup saluran drainase terpasang tidak beraturan bisa menghabiskan anggaran dana ratusan juta. Hal ini suatu pekerjaan yang tidak rasional, ini pun sangat wajar kalau masyarakat menyorotinya,” Katanya.

Disisilain, pihak Kelurahan Bakungan hampir setiap hari dikomunikasi agar supaya pengawas ataupun penanggungjawab proyek diminta warga hadir untuk mempertanggungjawabkan semua pekerjaannya, ternyata juga tidak direspon sama sekali.

“Bila ditingkat Kelurahan tidak bisa mengatasi persoalan ini, berarti kita harus ajukan laporan ke Kejaksaan dan kita sampaikan ke media untuk dipublikasikan terkait bobroknya pekerjaan proyek APBD ini. Selain itu, proyek ini agar supaya ditindaklanjuti mengenai semua temuan yang sudah sangat jelas terindikasi menyimpang agar diproses sesuai dengan aturan hukum. Selaku pelaksana proyek seperti yang tertera di papan nama CV Indah Jaya mengerjakan saluran drainase senilai Rp 129.042.000,- ,” Bebernya.(dhi)

post-top-smn

Baca berita terkait