Wednesday, 26 February 2020

Walikota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Fungsional

post-top-smn

Walikota Hadi Zainal Abidin Melakukan Pengambilan sumpah dan Janji 67 Pejabat Fungsional.

Probolinggo, suaramedianasional.co.id – Dalam rangka optimalisasi proses pembinaan dan pengembangan pola karier pegawai dilingkungan pemerintah Kota Probolinggo, Walikota Hadi Zainal Abidin hari ini (22/5) melantik dan mengambil sumpah 67 pejabat fungsional lingkungan pemerintah Kota Probolinggo, yang Bertempat di Ruang Sabha Bhina Praja kantor pemerintah Kota Probolinggo.
Walikota Hadi Zainal Abidin dalam sambutannya mengatakan bahwa pelantikan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diangkat dalam satu jabatan, merupakan wujud legalisasi terhadap pemberian kewenangan untuk melakukan kebijakan maupun mengesahkan sebuah keputusan, dengan demikian pwlantikan bukan hanya sebagai simbul penyerahan kewenangan saja, namun lebih kepada pemberian amanah dengan ikrar yang diucapkan, ” Sumpah janji jabatan merupakan suatu yang bernilai spiritual artinya seorang PNS yang diambil sumpah janjinya berdasarkan keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa menandakan kesanggupannya kepada Tuhan, melaui sumpah dan janji. “jelas Walikota .
Lebih lanjut Walikota Hadi mengatakan bahwa proses pelantikan mengandung makna suptantif yaitu dalam rangka membina penyelenggara negara yang bersih, jujur dan sadar terhadap tanggung jawabnya sebagai unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjalankan peran sebagai abdi negara dan abdi masyarakat .
Walikota Hadi juga menjelaskan, proses pengambilan sumpah dan pelantikan merupakan hal yang biasa dalam menyelenggarakan tugas umum pemerintahan dan pelayanan publik, juga sebagai kebutuhan organisasi untuk pemantapan, peningkatan kapasitas kelembagaan .
“Saya menegaskan bahwa semua pelayanan administrasi kepegawaian pada Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), dalam bentuk pengangkatan dalam jabatan, maupun proses administrasi kepegawaian lainnya tidak ada pungutan atau biaya apapun, kalau ketemu nanti akan terpaksa ada sanksi baik yang menerima maupun yang memberi ” tegasnya.
Walikota Hadi berharap tidak ada lagi praktek – praktek pungutan, karena sudah ada indikasi dengan memakai nama nama pejabat, ” Jangan sampai kebiasaan itu terus menerus dilakukan menjadi kebiasaan yang tidak baik “harapnya.
Walikota Hadi berpesan agar selalu menjaga komitment dan mempertahankan intregritas, loyalitas, serta menjujung tinggi disiplin, profesionalisme, dan komitment terhadap tugas pokok dan fungsi, wewenang tanggung jawabnya, sebagai PNS yang netral, semangat untuk mewujudkan good gavermant, menghindari terjadinya KKN, sensitif,  responsif terhadap tantangan permasalahan yang muncul serta mempunyai wawasan kedepan , mampu melakukan terobosan hal yang positif guna kepentingan organisasi.
Dikesempatan lain Walikota Hadi menjelaskan dengan kenaikan pangkat ini diharapkan tugas tugasnya akan lebih baik lagi , mempunyai langkah kedepan lebih baik , kreatif , inovatif , untuk kota probolinggo, Untuk mengenai adanya Isu yang berkembang tentang pungutan pungutan liar , Walikota Hadi menghibau agar dalam rangka apapun seperti pendaftaran , P3K, atau Cpns , atau kenaikan pangkat tidak boleh ada pungutan apapun , “Apabila nanti kita temukan adanya halhal yang tidak kita inginkan , maka yang memberi maupun yang menerima akan diberikan sanksi dengan menurunkan pangkatnya , sesuai aturan yang berlaku , karena kita ingin penjaringan ini murni dan bersih ”jelas Walikota Hadi.
Kepala BKPSDM Racma Deta Antariksa dalam kesempatan tersebut mengatakan , dengan adanya kegiatan pelantikan ini , ada beberapa oknum yang memanfaatkan , dengan mengaku ngaku dan menyebut nama pejabat , ” Oknum tersebut menelpon kepada calon korban , dengan mengatakan anda akan dipromosikan sebagai Kepala Bidang(Kabid) , untuk itu calon korban tersebut disuruh tranfer sejumlah uang ke rekening tertentu , dengan menyebut angka sampai duapuluh lima juta ” jelasnya.
Kepala BKPSDM mengatakan telah melakukan upaya upaya , agar tidak terjadi pemanfaatan oleh orang yang tidak bertanggung jawab , dengan menyiarkan disejumlah Radio , dan Media lainnya ” saya mengatakan bahwa proses administrasi kepegawaian , para pegawai tidak dipungut biaya apapun , apakah promosi, naik pangkat , pensiun, gaji berkala dan lain lain” katanya.
Kepala BKPSDM Deta menghibau kepada para PNS untuk tidak memberikan apapun dan tidak mudah mempercayai telpon telpon yang tidak jelas. (edy)

post-top-smn

Baca berita terkait