Thursday, 3 December 2020

Walikota Probolinggo Buka JMF Tahap I Tahun 2016

post-top-smn
Walikota Probolinggo Hj. Rukmini, SH., M.Si., didampingi Kepala Disnaker Drs. Achmad Sudiyanto, M.Si dan Ketua DPRD H. Agus Rudianto Goffur, SH, Saat pembukaan JMF. (doc 18 /4)

Walikota Probolinggo Hj. Rukmini, SH., M.Si., didampingi Kepala Disnaker Drs. Achmad Sudiyanto, M.Si dan Ketua DPRD H. Agus Rudianto Goffur, SH, Saat pembukaan JMF. (doc 18 /4)

Probolinggo, SMN – Bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Pemerintah kota Probolinggo dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggelar ‘Job Market Fair’ (JMF). Kepala Disnaker Kota Probolinggo, hari ini (18/4).

Hadir dalam acara tersebut Walikota probolinggo Hj. Rukmini, SH., M.Si., Ketua DPRD kota probolinggo beserta Anggota, Unsur Forpinda, Asisten, Kepala SKPD, Camat, Lurah, Ketua APINDO, Ketua SPSI, Pimpinan Perusahaan, Instruktur BLK Provinsi Jatim, serta para peserta JMF.

Kepala Disnaker Drs. Achmad Sudiyanto, M.Si dalam laporannya menjelaskan, sesuai program pemerintah kota, bursa kerja kali ini diikuti oleh 42 perusahaan, baik dari dalam maupun dari luar Kota Probolinggo. Dengan rincian, 32 perusahaan di Kota Probolinggo dan 10 perusahaan dari berbagai wilayah, seperti Kabupaten Probolinggo, Jember, Sidoarjo, Pasuruan dan Surabaya.

Lebih lanjut Kepala Disnaker menjelaskan maksud dan tujuan diselenggarakan JMF ini adalah merupakan upaya nyata dari pemerintah dalam rangka menjamin kejelasan para pencari kerja, untuk mengurangi pengangguran terbuka dan membantu semua pihak baik perusahaan maupun para pencari kerja sehingga JMF bisa membawa efisiensi dan efektifitas pada para pencari kerja, dengan memotong kompas sehingga tidak perlu datang diperusahaan yang jauh namun dapat langsung daftar disini, jumlah lowongan yang diperebutkan sejumlah 1.771 peluang. Sejak pukul 08.00 WIB, 1.200 pendaftar memadati UPTD BLK Disnaker, di Jl Brantas kota probolinggo saat ini.

Walikota Probolinggo, Hj. Rukmini, SH., M.Si membuka acara JMF dan kegiatan pelatihan yang diikuti oleh 160 orang itu secara bersamaan, Secara simbolis Walikota Hj.Rukmini juga menyerahkan bantuan peralatan bagi usaha mikro, serta bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas, bantuan sebanyak 12 buah kursi roda tersebut berasal dari Dinas Sosial.

Walikota Hj. Rukmini, SH., M.Si., dalam sambutannya mengatakan Dengan JMF ini diharapkan bisa mengurangi angka pengangguran. Termasuk bisa membantu pihak yang berkepentingan, perusahaan dan pencari kerja. Dengan begitu bisa efisiensi biaya, waktu dan tenaga.

Walikota Probolinggo Hj. Rukmini, SH., M.Si., menyerahkan bantuan berupa peralatan bagi usaha mikro, serta bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas

Walikota Probolinggo Hj. Rukmini, SH., M.Si., menyerahkan bantuan berupa peralatan bagi usaha mikro, serta bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas

Lebih lanjut Walikota juga mengatakan sangat disayangkan peserta yang hanya berjumlah 1.200 orang itu, sedangkan peluang kerja lebih besar dari pendaftar.

“Dengan adanya lowongan kerja ini saya berharap dapat mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan dan dengan pelatihan saya berharap dapat meningkatkan kemampuan dan ketrampilan sehingga mampu mewujudkan daya saing dan menjadi edukasi yang berkwalitas untuk berkopetensi”.

“Untuk yang menerima bantuan diharapkan jangan sampai di jual dan untuk para Lurah agar diawasi yang menerima bantuan”. (edy/adv).

post-top-smn

Baca berita terkait