Wednesday, 21 October 2020

UPTD Puskeswan Waru Pamekasan, Adakan Bimtek Kesehatan Hewan

post-top-smn
Peserta Bimtek Pusat Kesehatan Hewan Puskeswan Waru Pamekasan

Peserta Bimtek Pusat Kesehatan Hewan Puskeswan Waru Pamekasan

Pamekasan, SMN – Rudi Haryanto, S.PT, Selaku Kepala UPTD Puskeswan dan IB Tingkat I Kec. Waru Kab. Pamekasan Madura Jawa Timur, saat diwawancarai awak media Suara Media Nasional di kantornya, Rabu, 22/03/2017. Ia memaparkan terkait diadakannya Bimbingan Tekhnik (BIMTEK), terhadap kader kesehatan hewan, adalah bertujuan bagaimana kelompok tani yang berada di wilayah Pantura Pamekasan ini bisa siap bersaing dengan daerah lain dalam pengembangan pertaniannya, terutama dibidang ternak hewan.

Rudi, sapaan akrabnya, memaparkan: Pulau Madura banyak menyimpan potensi wirausaha yang bisa dikembangkan sebagai prospek bisnis bagi masyarakat Madura. Hanya saja, di antara sekian potensi yang ada masih banyak yang belum memperoleh sentuhan entrepreneur yang kuat. Di antaranya potensi pasar sapi berkualitas nomor satu. Kota yang dibangun oleh Ronggo Sukawati ini memang dikenal dengan hasil ternak sapinya yang berkualitas unggulan. Sapi-sapi yang berasal dari kabupaten yang berdampingan dengan Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Sampang tersebut, memiliki kualitas terbaik sebab sistem perawatan para peternak yang benar-benar diperhatikan.

Sapi yang berasal dari Pamekasan menjadi sapi-sapi berkualitas terbaik, sebab bibit sapi tersebut juga berasal dari kualitas unggulan. Misalnya hasil persilangan sapi Australia (sapi Limousin) dan sapi Madura (sapi Madrasin), berat daging sapi ini mencapainya 800 kg.

Dengan program Bimtek, intinya bagaimana cara melaksanakan pelayanan terhadap kesehatan ternak khusunya perkembangan populasi ternak yang ada di UPTD I Kec. Waru, Kata Rudi. Selain itu yang pertama, bimbingannya bagaimana cara melestarikan sapi Madura itu sendiri, ke dua pelayanan kesehatan, serta penanganan gangguan reproduksi hewan ternak, agar bisa terjaga dan terawat dengan baik, yang ke tiga untuk memajukan pelaksanaan IB buatan, yang mana Pemerintah Pusat merencanakan program pengembangan ternak sapi Madura, yang ada di pulau Madura ini, dengan populasi yang semakin bertambah mampu memenuhi daging nasional.

Peserta yang hadir, yang terbentuk di wilayah utara Pamekasan, yaitu terdiri dari tokoh masyarakat, ketua kelompok tani serta dari paguyuban, dari tiga kecamatan, Waru, Batumarmar, dan Pasean yang berjumalh 45 orang pserta. (Hen/Im/Di)

post-top-smn

Baca berita terkait