Thursday, 3 December 2020

Turuni Jembatan, Bupati Trenggalek Ingin Pastikan Pembangunan Jembatan Dikerjakan Baik

post-top-smn
Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc bersama tim Safari infrastruktur saat meninjau pembangunan jembatan Kedung Gupit di Belakang SMPN 1 Dongko

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc bersama tim Safari infrastruktur saat meninjau
pembangunan jembatan Kedung Gupit di Belakang SMPN 1 Dongko

Trenggalek, SMN – Pembangunan Jembatan Kedung Gupit di belakang SMPN 1 Dongko sudah mencapai 90% pengerjaannya. Rabu (9/11) Tim Safari Infrastruktur yang terdiri dari Forkopimda dan beberapa element lainnya melakukan peninjauan pembangunan jembatan ini. Dalam tim ini termasuk juga Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc.

Melihat talud jembatan yang belum selesai 100% pengerjaannya tersebut, Bupati sempat ragu akan kualitas pekerjaan. Pasalnya pekerjaan pasangan batu terlihat belum rapi.

Demi memastikan keraguannya benar apa tidak, Bupati Trenggalek Dr. Emil Dardak spontan menuruni pilar jembatan. Aksi Bupati ini sempat dilarang pengawalnya, mengingat resiko yang bisa terjadi. Namun bupati tetap turun dan mencoba memastikan langsung pengerjaan talud jembatan tersebut bagus atau tidak.

Bupati Trenggalek juga mencoba menendang beberapa kali pasangan batu itu, tetapi tidak ada kerusakan sama sekali. “Ternyata pengerjaannya bagus”, ungkap bupati kala itu.

Memang pekerjaan pasangan batu ini belum dilakukan finishing (strik) sehingga kelihatan masih belum rapi.

Dikonfirmasi mengenai aksi yang dilakukan, Dr. Emil Dardak menyampaikan, “tadi saya bercandaan dengan NGO pemerhati infrastruktur, mereka kan jago ngecek-ngecek infrastruktur”, ungkapnya.

“Tadi saya coba cek langsung dengan sedikit turun kebawah. Ternyata bangunannya oke, cuma kurang rapi saja. Saya tadi meminta kepada kepada Kadis PU bersama timnya, untuk pekerjaan finishing agar bisa dirapikan”, tandasnya.

Jembatan Kedung Gupit ini merupakan jembatan yang berfungsi sebagai penghubung jalan lingkar di Kecamatan Dongko. Sehingga bangunan jembatan ini sangat diperlukan oleh masyarakat sebagai akses jalan lingkar.” (hms/adv/kan)

post-top-smn

Baca berita terkait