Sunday, 25 October 2020

Truk Tambang Batu Tambong Lebihi Tonase Merusak Jalan Hotmik Pendarungan

post-top-smn
Akibat Tambang dari Tambong Rusak Jalan Pendarungan

Akibat Tambang dari Tambong Rusak Jalan Pendarungan

Banyuwangi, SMN – Semakin rusak parah dan sangat memprihatinkan kondisi fisik jalan hotmik yang terdapat di wilayah Desa Pendarungan, Kecamatan Kabat, karena truk yang setiap harinya berlalu lalang melewati jalan aspal setiapharinya melebihi tonase hingga beberapa titik aspalnya mengelupas.

Pengakuan dari warga masyarakat krajan bersama warga yang bertempat tinggal di empat dusun tersebut mengaku khawatir bila dibiarkan secara terus – menerus infrastruktur jalan hotmik itu akan semakin rusak parah. Terbukti, disaat musim penghujan beberapa titik sudah terlihat genangan air karena keberadaan jalan banyak berlubang.

Hingga kini masih belum ada tindakan tegas dari instansi yang berada di bawah naungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi sepertihalnya Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi untuk crosscek muatan serta aparat penegak hukum untuk melakukan penertiban.

“Setiap harinya masyarakat diberi polusi udara akibat material debu yang jatuh dari semua truk yang lewat hingga berdampak pada sesak nafas. Begitu pula dengan muatan yang diangkut sangat tidak wajar volume nya sampai melebihi bak truk. Apalagi puluhan truk yang hingga saat ini melintas selalu mengangkut muatan melebihi dari bak truk,” Terang Ahmad warga Desa Pendarungan.

Hingga berita ini diturunkan dilokasi pertambangan batu,galian c atau tanah urug’an masih nampak terlihat ada beberapa pengusaha tambang merasa mentang – mentang hingga memandang sebelah mata sejumlah aktifis yang menyoroti ataupun media masa yang melakukan investigasi dilapangan. Hal itu karena ia merasa ada beking yang menjadi back-up setiap ada persoalan terkait tambang disana.

Persoalan tambang batu di Kabupaten Banyuwangi hingga saat ini masih belum jelas berapapun besar adanya nilai kontribusi ke Pemkab. Namun, jika dilihat dari sirkulasi keluar masuknya truk mengangkut batu tambang bisa dikatakan sangat tidak seimbang dengan besarnya nilai perawatan infrastruktur jalan yang selama ini sudah terealisasi.

“Dibangun jalan hotmik pun oleh Pemerintah sudah jelas percuma saja dilakukan, karena nantinya akan kembali rusak dilewati truk material tambang,” Ujarnya.

Terpisah, Disampaikan Anggota DPRD dari Partai Gerindra, H Noval yang membidangi mengenai pertambangan rencananya dalam waktu dekat akan turun langsung ke lapangan dan akan mencarikan solusi terbaik untuk melakukan penertiban. Bilamana ada tambang yang diketahui ilegal dan masih beroperasi atau terus melakukan aktifitasnya nantinya akan dilakukan proses sesuai dengan ketentuan hukum.(dhi)

post-top-smn

Baca berita terkait