Monday, 26 October 2020

Taman Candi Makin Dipercantik Sebagai Area Wisata

post-top-smn
lokasi taman cadi Desa Kartoharjo Kecamatan Ngawi sudah menjadi salah satu alternatif wisata di kota ngawi. Tahun ini pembangunannya akan makin dilengkapi dengan berbagai pra sarana hiburan.

Lokasi taman cadi Desa Kartoharjo Kecamatan Ngawi sudah menjadi salah satu alternatif wisata di kota ngawi. Tahun ini pembangunannya akan makin dilengkapi dengan berbagai pra sarana hiburan.

Ngawi, SMN – Taman candi di wilayah Kali Mati Desa Beran Kecamatan Ngawi akan segera berganti rupa. Area yang luasnya lebih dari satu hektar ini dalam dua tahun terakhir sudah dibangun menjadi kawasan taman dan area kolam pancing. Sebelumnya, lokasi ini disebut kali mati karena hanya merupakan kawasan yang menampung luapan air hujan yang terhalang menuju sungai.

Namun sejak tahun lalu, daerah tampungan air hujan tersebut dijadikan arena memancing. Di sekitarnya juga sudah ditambahkan taman dan kursi-kursi untuk pengunjung. “Keberadaan taman candi ini akan makin dikembangkan lagi di tahun 2017 ini,” ujar Dodi Aprilsetia, Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Perkebunan Kabupaten Ngawi.

Dodi menyatakan, pengembangan kawasan ini tahn lalu lay out plan digarap di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Cipta Karya (sekarang  Dinas Pekerjaan Umum dan Pembangunan). Namun pengelolaan akan berada di pihaknya.  “Area ini akan dilengkapi dengan berbagai penunjang untuk pengembangan wisata taman, termasuk adanya flying fox, jembatan tali dan sebagainya,” ujarnya.

Keperluan mengembangkan taman candi ini tak main-main karena Pemkab Ngawi menganggarkan miliaran rupiah dalam dua lelang proyek terpisah.  Proyek pembuatan taman di zona labirin dirancang dengan anggaran Rp 59 juta dan zona outbond dianggarkan Rp 2,1 M. “Tahun 2017 ini akan dilelang dan dikerjakan,” ungkap Dodi.

Pembuatan lay out plan di taman candi ini dibenarkan oleh Sekretaris Dinas PU dan Pembangunan Kabupaten Ngawi, Hari Handoko. Menurut dia,  lay out plan ini akan segera diserahkan ke Dinas LH dan Perkebunan sampai dilakukan lelang elektronik untuk menentukan pelaksananya. “Di sini hanya membuat lay out plan saja karena sekarang pengelolaan taman sudah bukan wewenang  Dinas PU lagi,” ungkapnya. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait