Saturday, 8 May 2021

KPUD Kota Kediri Gelar Ayo Cermati DPS

post-top-smn

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Kediri saat menggelar sosialisasi program “ Ayo Cermati DPS” menggunakan kendaraan

Kediri, SMN – Untuk menyukseskan Pemilihan Walikota (Pilwali ) 2018 Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Kediri menggelar sosialisasi program “ Ayo Cermati DPS”. Acara tersebut untuk memastikan bagi warga yang belum terdaftar sebagai pemilih dalam Pilwali Juni mendatang.

Komisioner KPUD Kota Kediri Divisi Perencanaan dan Data Anis Iva Permatasari, menjelaskan kalau kegiatan tersebut dilaksanakan secara merata di seluruh Kelurahan yang ada di Kota Kediri. Dengan cara mengundang tokoh masyarakat, PPL (pengawas pemilu lapangan), RT/RW, karang taruna, tiga pilar semua diundang untuk kemudian bersama-sama mencermati pemilih, apakah masih ada yang belum terdaftar atau yang sudah meninggal pascacoklit.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan berbagai cara. Selain mengumpulkan warga di kantor kelurahan, juga sosialisasi dengan kendaraan. Di kendaraan tersebut, juga dibawa berbagai macam atribut untuk sosialisasi serta “Sound system”.

Pihaknya memperkirakan, daftar pemilih sementara (DPS) yang akan ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Kediri 2018, akan bertambah dari yang sudah ditetapkan sebagai DPS.

“Besar kemungkinan bertambah. Misalnya di Kelurahan Ngronggo, temuan sementara ada 34 pemilih baru. Selain itu, ada dua meninggal dunia, ganda juga ditemukan dua. Itu masih di satu kelurahan,” kata dia.

KPU juga sudah komunikasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri. Dari hasil evaluasi DPS, ada sekitar 14 ribu daftar pemilih potensial yang non-KTP elektronik. Data mereka masih diverifikasi lagi.

Dari hasil koordinasi tersebut, diketahui terdapat sekitar 4 ribu warga yang belum rekaman. Data mereka belum masuk di “Data base” Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri.

“Ada sekitar 4 ribu yang belum rekaman. Yang 8 ribu sudah rekaman. Yang 4 ribu terebut masih di cek lagi apakah sudah ada di ‘Data base’ atau belum,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan warga yang sudah terdaftar sebagai daftar pemilih dipastikan bisa memberikan hak suaranya, namun untuk yang belum terdaftar, mereka didorong untuk segera mendaftarkan diri di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri.

“Jadi, kami tidak langsung ‘Cut off’, tetap kami upayakan supaya mendapatkan haknya, meskipun tidak memiliki dokumen. Tapi, kami tetap berharap agar yang bersangkutan daftar, kan waktunya juga panjang. Masih ada waktu sampai 27 Juni,” kata Anis. (bd/adv)

post-top-smn

Baca berita terkait