Wednesday, 2 December 2020

Sukses Selesaikan Batas Daerah, Jatim Peroleh Penghargaan dari Mendagri

post-top-smn

 

Sekdaprov Jatim terima Penghargaan dari Mendagri

Sekdaprov Jatim terima Penghargaan dari Mendagri

Surabaya, SMN – Dinilai berhasil dalam menyelesaikan batas daerah di tahun 2016, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperoleh penghargaan dari Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo. Penghargaan tersebut diterima Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Dr. H. Akhmad Sukardi, MM bersamaan dengan Rapat Koordinasi Nasional di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (10/5).

Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada Pemprov Jatim yang dinilai berhasil menyelesaikan batas daerah di tahun 2016. Batas wilayah ini juga memberi arti penyelesaian dan kepastian pola tata ruang wilayah di daerah sehingga memberikan dampak tertib administrasi pemerintahan dan meminimalisasi konflik perbatasan/permasalahan kependudukan.

Dari penghargaan ini diharapkan kabupaten dan kota, setelah diterbitkan permendagri tentang batas daerah untuk segera melakukan perapatan pilar sebagaimana amanat Permendagri 76 th 2012 tentang Pedoman Penegasan Batas Daerah. Tahun 2017 ini Pemprov Jatim bersama dengan Tim Penegasan Batas Pusat/Kemendagri akan menyelesaikan percepatan sebanyak 12 segmen batas daerah di Kab/Kota di Jatim.

Dalam arahannya, Mendagri minta agar setiap daerah bisa memetakan kondisi wilayahnya. Pemetaan wilayah tersebut dapat dijadikan ukuran dalam mendeteksi bencana alam dan kebakaran yang terjadi sehingga kerawanan bencana/kebakaran dapat dicegah dan dihindari.

Ia juga berharap, semua instansi di daerah untuk memberikan pelayanan yang mudah dan cepat serta dilaksanakan dengan baik. “Pelayanan yang diberikan masyarakat harus cepat, mudah, dan profesional. Bentuk pelayanan publik seperti itu harus dilakukan oleh pemerintah pusat hingga provinsi, serta kabupaten/kota,” ujarnya.

Sementara itu, saat ditemui seusai acara, Sukardi mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah karena Pemprov Jatim dinilai berhasil menyelesaikan  11 (sebelas) Jambi 9 (sembilan) segmen dan Bali 4 (empat) segmen batas daerah.

Menurutnya, batas wilayah membutuhkan penanganan secara cepat, tepat, dan akurat. Hal ini, karena batas daerah yang tidak jelas kerap memicu konflik antar daerah, terutama menyangkut masyarakat yang berada di wilayah perbatasan.

Penghargaan ini menjadi catatan positif bagi kami, dan ke depan kami berusaha untuk terus meningkatkan kinerja, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat di Jatim.

Dua provinsi lain yang memperoleh penghargaan adalah Pemprov Bali dan Pemprov Jambi.

post-top-smn

Baca berita terkait