Friday, 2 October 2020

Selama Lebaran 2016, BBM Jenis Pertalite Lebih Diminati Konsumen

post-top-smn
Ilustrasi

Ilustrasi

Jatim, SMN – Pertamina Region V mencatat,  konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Pertalite ternyata lebih diminati dan konsumsinya meningkat di wilayah Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT dibandingkan jenis lain selama  aktivitas Lebaran 2016.

GM Marketing Operation Region V, Ageng Giriyono menjelaskan, meskipun terjadi lonjakan permintaan BBM yang tinggi, namun pertamina tetap dapat menyediakan BBM dengan cukup. “Lonjakan permintaan terutama terjadi di jalur tengah arus mudik dan daerah wisata. Karena banyak masyarakat yang saling bersilaturahmi dan berlibur bersama keluarga,” jelasnya dalam rilis, Senin (11/7).

Dia menambahkan, pertamina mengantisipasi kenaikan konsumsi tersebut dengan menambah stok BBM baik di Terminal BBM dan SPBU. Adapun konsumsi solar setiap Lebaran selalu mengalami penurunan terkait larangan beroperasinya kendaraan berat pada masa menjelang dan pasca Lebaran. “Namun, kami tetap mengantisipasi konsumsi solar yang akan segera kembali normal seiring dengan kembali beroperasinya kendaraan berat pada minggu ini. Kami tetap melakukan pengawasan dan pemantauan melalui Tim Satgas yang bertugas hingga 21 Juli,” tambahnya.

Terhitung sejak 29 Juni (H-7) hingga kini, kenaikan konsumsi paling besar terlihat pada rata-rata penjualan pertalite yang melonjak 115% di atas konsumsi normal. Sementara rata-rata penjualan pertamax tercatat meningkat 49% sedangkan rata-rata penjualan premium justru mengalami penurunan sebesar 15%. Lonjakan konsumsi tertinggi terjadi di jalur tengah mudik yang melewati karesidenan Madiun dan Kediri dimana penjualan pertalite mengalami kenaikan hingga 433% dan Pertamax 95% di atas kondisi normal.

Di sisi lain, Area Manager Communication & Relations Jatimbalinus, Heppy Wulansari menambahkan, penurunan premium di tahun ini cukup signifikan karena masyarakat cenderung membeli pertalite.

Pada Lebaran tahun lalu belum ada produk pertalite dan lonjakan premium pada masa Lebaran 2015 mencapai 16% di atas konsumsi normal. Namun pada Lebaran 2016 ini premium turun 15% dan pertalite yang melonjak sangat signifikan. Sementara ntuk pertamax kenaikan pada Lebaran 2016 lebih besar dibandingkan dengan Lebaran 2015 yang mencapai 31% di atas normal. (mad/kominfojatim)

post-top-smn

Baca berita terkait