Monday, 26 October 2020

Segudang Prestasi Diraih Alang – Alang Kumitir

post-top-smn
Punjul Pendiri Padepokan seni sangar tari Alang - Alang Kumitir.

Punjul, Pendiri Padepokan seni sangar tari Alang – Alang Kumitir.

Banyuwangi, SMNPadepokan seni Alang – Alang Kumitir yang bersekretariat di wilayah Kecamatan Tegaldlimo didirikan oleh Punjul sejak tahun 1992 yang mana pada saat itu berada di Yogyakarta. Namun, selang 2 tahun kemudian tepatnya pada tahun 1994 lalu merupakan awal berjalannya aliran kontemporer atau garapan baru melalui karya sendiri didirikan di Kabupaten Banyuwangi.

Seperti disampaikan Pendiri Padepokan seni Alang – Alang Kumitir, Punjul yang saat ini juga menjabat sebagai Anggota DPRD Banyuwangi dari Partai Hanura Mengemukakan, Bahwa padepokan seni alang – alang kumitir ini merupakan sebuah wadah yang patut menjadi suri tauladan karena hingga saat ini mampu menempatkan cantrik – cantrik nya meraih beragam prestasi yang gemilang ditingkat lokal hingga nasional. Bahkan, Alang – Alang Kumitir juga turut serta berpartisipasi menyemarakkan sejumlah event Internasional yang dilaksanakan di Taman Budaya Suarakarta dan ISI Surakarta. Seiring dengan berjalannya waktu perkembangan seni tari terus menyesuaikan dengan tarian yang ada di Kabupaten Banyuwangi (Diselingi tari Jawa, Bali dan Kontemporer).

Hal ini merupakan salahsatu prestasi yang pernah diraih Padepokan Seni Sangar Tari Alang – Alang kumitir. Diantaranya, Juara 2 Tari Jejer Gandrung Kabupaten Banyuwangi Tahun 2010, Pada perlombaan Teater Tari mendapatkan Juara Harapan 1 bertempat di Bali Tahun 2012 dan menjadi Duta Tari 10 besar Jatim (Finalis). Selain itu, juga pernah mengikuti tari religi di Jakarta & mengisi berbagai event Nasional di Jakarta pada hari Tari Dunia  tepatnya pada tgl 29 April 2009 dan tahun 2011 dengan menari selama 24 jam diikuti oleh seluruh Dunia yang Bertempat di Taman Budaya Surakarta & ISI Surakarta. Begitu pula juga ambil bagian pada event Internasional & Festival  tahun 2004 bertempat di Kota Surabaya (Kontemporer).

Berbagai macam upaya dan kreatifitas untuk berinovasi serta improvisasi tari terus dilakukan oleh Padepokan seni alang – alang kumitir, hal itu demi terwujudnya sebuah tarian yang khas dan unik sehingga lain dari tarian pada umumnya. Terbukti, dalam penampilan yang disajikannya mendapatkan apresiasi dari sejumlah pecinta dan penikmat seni. Kesemuanya ini merupakan suatu bentuk wujud ketekunan yang dilakukan secara kontinue tanpa ada keraguan dalam menuangkan ide – ide bentuk tari yang bernilai spektakuler.

Mengenai langkah upaya dalam perkembangan tari menurut Punjul, terus programkan kedepan akan melakukan terobosan dan mencoba berinovasi tari garapan dan kontemporer. Tercatat, pada tahun ini ada sebanyak kuranglebih 70 penari plus 100 cantrik (Siswa di Padepokan Alang – Alang Kumitir) yang terbagi mulai dari kategori TK, SD, SMP, SMA. Bila dilihat dari data yang ada, rata – rata dari kategori SD yang jumlahnya terbanyak.

Keunikan yang bisa dikatakan langka pada Padepokan Seni Alang – Alang Kumitir tersebut dalam melakukan uji kompetensi masing – masing penari setiap tahunnya minimal wajib hafal 10 jenis tarian. Bagi sejumlah cantrik yang mampu menghafal 10 jenis tarian dalam uji tari, maka akan secara langsung diberikan sebuah penghargaan berupa sertifikat bagi yang telah lulus ujian.

Dengan syarat dalam penjurian dari sistem potlot (Penonton yang hadir) memberikan nilai kelulusan. Sehingga, kesemuanya ini benar – benar dilakukan secara profesional tanpa ada diskriminasi. Dan saat penjurian nantinya akan dihadiri sebanyak kuranglebih 20 sampai 50 orang yang akan difungsikan sebagai juri potlot dengan kriteria A, B dan C.(Edhi)

post-top-smn

Baca berita terkait