Tuesday, 27 October 2020

Satu Tahun Pemerintahan Bupati Ponorogo H. Ipong Muchlissoni, ‘Tahun Koordinasi Dan Profesional’

post-top-smn
Pemotongan tumpeng oleh bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni dan diserahkan kepada SekDa Agus Pramono

Pemotongan tumpeng oleh bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni dan diserahkan kepada SekDa Agus Pramono

Ponorogo, SMN –  Satu tahun usia kepemimpinan bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni genap sudah. Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni bersama Pemkab Ponorogo merayakan hari ulang tahun  pertama pemerintahannya yang digelar di pringgitan Pemkab Ponorogo dengan sangat meriah dan penuh keakraban. Hadir dalam giat, Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni, Wakil Bupati H.Sudjarno, Sekertaris Daerah Agus Pramono, Semua Kepala SKPD, semua camat se Kab Ponorogo dan segenap undangan yang hadir pada hari Jumat 17/2 kemarin.

Bupati Ponorogo H.ipong Muchlissoni dalam sambutannya mengungkapkan, selama satu tahun  pihaknya belum pernah menggelar acara kekeluargaan berkumpul dengan semua pejabat eselon dua, Kabag, WaBup, SekDa dan semua Camat. Pasalnya selama masa satu tahun hanya sering berkumpul dengan ForPimDa, Tim sukses,wakil poitik dan keluarga saja,” Saya harap semua undangan yang hadir harus nyanyi, ya pokoknya nyanyi”, ujarnya dengan bercengkerama.

Menurutnya, semua yang diundang merupakan orang-orang terdekat yang telah membantu dirinya dalam mengelola Pemerintahan  untuk mewujudkan cita-cita bersama dalam mensejahterakan masyarakat, ungkapnya. Ipong menganggap Pemerintahan Ponorogo adalah perusahaan yang sangat besar. Bisa disebut juga dengan Ponorogo In Corporation. Semua pejabat sebagai direktur dan penaggung jawab yang mengurus hampir satu juta rakyat dan puluhan ribu pegawai, sedangkan dirinya sebagai cip eksekutif officier (CEO) yang bertugas mengkoordinasikan dan mengarahkan agar supaya perusahaan atau Pemerintahan bisa berjalan dengan baik.

Beda Ponorogo sebagai Pemerintahan dan Perusahaan ada pada tujuannya, kalau  perusahaan bertujuan bagaimana mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya sedangkan Pemerintahan bertujuan bagaimana suksesnya pelayanan masyarakat dan mensejahterakan masyarakat.” Tahun pertama adalah tahun persiapan dan malam tahun kedua ini saya kukuhkan sebagai Tahun Koordinasi”, tegas Ipong.

Dalam memimpin kabupaten Ponorogo dirinya tidak ada kamus “Like And Dislike” atau suka dan tidak suka,namun sesuai dengan kemampuan bidang masing-masing”,Saya berharap agar semua pejabat berfikir yang professional, tekun, loyalitas pada garis kebijakan Bupati yang sesuai dengan sumpah saat pelantikan dan sesuai dengan satuan komando. Tujuannya fokus pada Ponorogo lebih maju, berbudaya dan religius, serta jangan berfikir politik”, tandasnya. Ipong menghimbau dan berharap, di tahun koordinasi ini seharusnya sering mengadakan pertemuan dalam bentuk coffee morning, bisa seminggu sekali, dua minggu sekali atau tiga minggu sekali demi mewujudkan cita-cita pemerintah Ponorogo kedepan,pungkas Bupati Ipong.

Lebih lanjut, hal senada juga disampaikan sekertaris daerah (SekDa) Ponorogo Agus Pramono, dirinya mengingat masa tqnggql 17 februari malam, satu tahun yang lalu. Ketika itu Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni dan Wakil Bupati H.Sudjarno mulai memasuki Pringgitan yang disambut meriah dan antusias oleh semua masyarakat Ponorogo,”Rasa bangga dan bahagia menjadi satu kala itu”, ujarnya.

Selama satu tahun yang sudah dilalui bersama bupati Ipong, dirinya banyak merasakan apa yang telah menjadi kebijakan Bupati dan Wakil Bupati. Diantaranya terkait mutasi jabatan yang jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Siapa yang mempunyai prestasi yang bagus dia akan maju dan tidak ada jual beli jabatan serta BaPerJaKat benar-benar ditempatkan pada posisi yang semestinya. Begitu juga dengan Program 300 juta, BumDes, pendidikan dan kesehatan yang dilakukan Bupati Ipong langsung menyentuh pada masyarakat,” Saya berharap Cita-cita Pemerintah Ponorogo lebih maju,berbudaya dan religius dapat tercapai dengan baik”, Pungkas Agus Pramono.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni dan diserahkan kepada SekDa Agus Pramono kemudian diteruskan dengan hiburan band pop juga dangdut. Satu persatu undangan yang hadir bernyanyi, namun ada 14 camat yang bernyanyinya rombongan sembari mencuri waktu, mengingat malam semakin larut. Tak mau kalah dengan lantunan lagu semua undangan, Laksana Artis India, Bupati Ipong duet bersama istri tercinta dengan melantunkan suara merdunya mendendangkan beberapa tembang, diantaranya “Birunya Cinta” yang sangat memukau para undangan hingga akhirnya semua berjoget riang gembira. Acara berjalan aman,tertib dan kondusif hingga selesai. (Wied)

post-top-smn

Baca berita terkait