Tuesday, 27 October 2020

Satlantas Polres Ponorogo Launching Program “SOS”, Diharapkan Dapat Menekan Angka Laka Lantas Di Kalangan Pelajar

post-top-smn
Penandatanganan MOU program SOS antara Satlantas Polres Ponorogo dan Kemenag Ponorogo

Penandatanganan MOU program SOS antara Satlantas Polres Ponorogo dan Kemenag Ponorogo

Ponorogo, SMN – Tingginya angka laka lantas yang melibatkan pelajar bawah umur mengundang keprihatinan banyak pihak. Dari data di Satlantas Polres Ponorogo di tahun 2016 jumlah laka lantas yang melibatkan pelajar sejumlah 112, korban meninggal dunia 20 orang, luka berat 2 orang, luka ringan 185 orang dengan kerugian materi mencapai Rp. 138.300.000,-. Oleh karena itu untuk mencegah terjadinya laka lantas di kalangan pelajar Satlantas Polres Ponorogo menggelar program “Save Our Student” atau “SOS”. Hal ini juga berdasarkan UU no. 2 tahun 2002 tentang Polri dan UU No. 22 tahun 2009 tentang LLAJ serta atensi Kapolda Jatim pelajar bawah umur yang mengendarai motor ke sekolah.

“Kegiatan “SOS” ini bersifat preemtif berupa police go to school, PKS dan dikmas lantas ke sekolah-sekolah. Tindakan preventif yang dilaksanakan antara lain diadakannya ACS atau angkutan Cerdas Sekolah yang akan launching sebentar lagi. Sedangkan tindakan represif berupa penindakan pelanggararan terhadap pelajar bawah umur yang mengendarai motor ke sekolah, “terang Imam Mustolih Kasatlantas Polres Ponorogo.

Dan sebagai langkah konkrit untuk mensukseskan program “SOS” maka diadakan MOU tentang upaya penanggulangan kecelakaan lalu lintas bagi pelajar di bawah umur. MOU ini antara Polres Ponorogo dalam hal ini Satuan Lalu Lintas dengan Kantor Kementerian Agama Ponorogo yang dilaksanakan pada hari Rabu (18/1). MOU tersebut mencakup kerjasama dibidang sosialisasi tertib berlalu lintas dan pendidikan lalu lintas antara Satlantas Polres Ponorogo selaku pemangku kepentingan dibidang lalu lintas dan Kemenag selaku lembaga yang menaungi MTS di seluruh Ponorogo. Dengan adanya MOU ini diharapkan upaya pencegahan terhadap laka lantas yang melibatkan pelajar dapat berhasil maksimal dan semua kegiatan yang sudah direncanakan dapat berjalan secara berkelanjutan. (any/wid)

post-top-smn

Baca berita terkait