Wednesday, 28 October 2020

Rumah Ketua LSM LPPNKRI Dibakar OTD, Rugi Ratusan Juta

post-top-smn
Kondisi mobil milik

Kondisi mobil milik Agus Sakera hangus terbakar

Jember, SMN – Rumah Ketua LSM LPPNKRI Jember,  Agus Sakera di Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji Jember,  dibakar oleh Orang TAk Dikenal (otd) pada Senin (6/2) dini sekitar pukul 1.30 wib. Dan kerugian ditaksir hingga Rp 400 juta.

Menurut Agus, pelaku tersebut diperkirakan lebih dari satu orang ini melakukan aksinya dengan cara menyiramkan bahan bakar minyak ke bawah mobil Honda Jazz miliknya.

“Akibatnya mobil dan sebagian rumah saya, yang meliputi ruang tamu dan 2 kamar tidurnya terbakar habis,” katanya kepada media kemarin.

Namun kata Agus tidak hanya itu saja yang ikut terbakar, ada juga beberapa surat berharga seperti Ijazah, BPKB roda dua dan roda empat, sertifikat dan beberapa perabot lainnya ikut menjadi abu.

“Saat kejadian pada saat saya sedang tidur di kamar depan. Dan saya terbangun ketika mendengar suara letusan kecil di depan rumah, saya langsung keluar, ternyata bagian belakang mobil sudah terbakar,” ujarnya kepada wartawan waktu itu.

Dan dengan bantuan peralatan seadanya, Agus ingin memadamkan api yang menyulut mobilnya, ternyata dari bawah mobil ada api yang lebih besar membakar mobilnya.

Begitu melihat api yang ada dibawah mobil semakin besar,  Agus dibantu mertuanya berusaha untuk mendorong mobil keluar,  tapi tidak bisa, lalu dalam hitungan detik api sudah menyambar atap teras dan membakar rumahnya.

“Begitu api membesar dan menyambar rumah, saya langsung menyelamatkan anak dan istri saya. Tetapi naas, uang,  ijazah dan beberapa surat surat penting ikut terbakar,” sesal Agus Sakera.

Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.

Sementara itu Edi Purnomo, rekan korban, kepada media menceritakan juga kalau dirinya merasa iba melihat kejadian yang menimpa sohib tersebut.

“Saya sudah tiga bulanan tidak bertemu dengan mas Agus Sakerah, sebab saya lagi menjalankan ibadah umroh, baru mengetahui kemarin pagi,” jelas Edi.

Ditegaskan Edi, kalau peristiwa ini harus diungkap siapa pelakunya oleh pihak berwajib.

“Sepengtahuan saya, mas Agus tidak pernah mempunyai musuh ataupun lawan. Dia bergaul dengan siapa saja tanpa pandang bulu. Dan atas kejadian ini mohon sekiranya dapat diusut tuntas,” bebernya.

Dan menurut Edi, kejadian ini sudah dilaporkan ke Mapolsek Rambipuji.

“Semalam katanya sih memang ada petugas polisi yang datang, tapi cuma berjaga jaga saja agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. (atk)

post-top-smn

Baca berita terkait