Wednesday, 23 September 2020

RSUD Blambangan, Gencar Lakukan Pelayanan Pasien

post-top-smn
Direktur rumah sakit dr.H.Taufiq Hidayat.SpAnd.M.ke

Direktur rumah sakit dr.H.Taufiq Hidayat.SpAnd.M.ke

Banyuwangi, SMN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan milik Pemkab Banyuwangi,gencar melakukan peningkatan pelayanan masyarat.Saat ini sedang merancang kegiatan penambahan tiga gedung poliklinik baru,demi pelayanan yang lebih baik,sampai-sampai kantor managemen yang di pake saat ini direncanakan akan dijadikan tempat pasien(poliklinik). Saat ini RSUD Blambangan memiliki10 poliklinik, di tambah tiga poli klinik menjadi tiga belas.penambahan poliklinik tersebut guna meningkatkan pelayanan yang lebih baik. Hal tersebut disampaikan Direktur rumah sakit dr.H.Taufiq Hidayat.SpAnd.M.kes senin tgl (8/8) kemarin.

Menurut dr.H. Taufik Hidayat mengatakan “kami ingin kwalitas dan kwantitasnya pelayanan RSUD Blambangan, semakin lama semakin baik. Untuk itu berdasarkan kebutuhan dilapangan, dibutuhkan penambahan ruang untuk pemeriksaan dipoliklinik, jalan keluarnya adalah menegemen harus mengalah,tempat yang selama ini dipake untuk managemen ada tiga ruangan, insaallah dalam waktu dekat kami managemen akan geser, supaya ruang managemen ini bisa dipake untuk poliklinik yang melayani langsung kebutuhan masyarakat,bagi kami managemen mengalah tidak apa-apa yang penting pelayanan kemasyarakat lebih baik” jelasnya.

Selanjutnya.“Didepan IRD mobil keluar masuk kalau mobilnya besar apalagi panjang,itu mengalami kesulitan,maka pihak rumah sakit memutuskan untuk melebarkan jalan akses keluar masuk tersebut. tempat yang selama ini di pake ambulan akan kita geser supaya mobil yang keluar masuk IRD lebih leluasa,mengingat kebelakang sudah tidak bisa, maka harus lewat samping, yakni jalan sebelah timur rumahsakit supaya lebih mudah aksesnya.Mudah-mudahan lebih meningkatkan pelayanan kita ke masyarakat” imbuhnya.

Dari hasil investigasi wartawan SMN rumah sakit umum daerah(RSUD)Blambangan ini berdiri di atas lahan seluas 2.400 meter persegi. di sebelah timur rumahsakit terdapat enam warung yang berjualan diatas tanah milik rumah sakit, kurang lebih dua puluh tahun digunakan untuk tempat jualan.karna akan dibangun kantor rumah dinas direktur, maka harus pindah..dari pantauan wartawan SMN kondisi lahan yang dipake jualan sudah tidak nampak aktivitas berjualan lagi, mengingat dalam waktu dekan area tersebut akan dilakukan pembangunan akses pintu keluarmasuk ambulan.

Menurut dr. Taufik, tempat yang dipake jualan itu merupakan tanah milik rumahsakit dan akan dipake untuk kepentingan rumahsakit agar dapat melayani masyarakat lebih baik. “para pemilik warung tersebut sudah sadar akan pentingnya peningkatan pelayanan masyarakat. Mereka memakai lahan sudah lama, sekitar dua puluh tahun,saya kira sudah cukup, kalau dipake untuk kepentingan rumah sakit ya alhamdulillah mereka menyadari bahwa kepentingan ini lebih besar, untuk kepentingan masyarakat luas.alhamdulillah mereka bersedia keluar dari lokasai tersebut,Sekarang sudah kita benahi karna sebelah timurnya kita gunakan untuk kantor managemen,dan rumah dinas direktur. tempat kantor yang sekarang akan di fungsikan untuk melayani pasien”.

Perlu diketahui sebelah timur rumahsakit Blambangan ada jalur penghubung akses keluar masuk mobil ambulan dan juga jalan penghubung ke pemukiman warga,namun kendati demikian jalan tersebut bukanlah merupakan jalan inti,itu hanya jalan alternatif saja. karna pihak rumah sakit melakukan peningkatan pelayanan, jalan tersebut akan di bangun kantor rumah dinas sekaligus kantor managemen. Menurut dr. Taufik untuk jangka pendek tidak dilakukan peutupan namun untuk jangka panjang iya. Dan rencana pembangunan itu suda di sampaikan jauh-jauh hari sekitar dua tahun, mengingat pentingnya rencana tersebut harus segera dilakukan, kalau tidak dilakuan kasian masyarakat yang lain. Pungkasnya, (fr/rd)

post-top-smn

Baca berita terkait