Wednesday, 21 October 2020

Rochani : Ayo, Tanamkan Kesadaran Berlalulintas Sejak Dini

post-top-smn
keterangan foto: beberapa kendaraan yang masih diparkir dikana jalan.

Salahsatu kendaraan yang masih diparkir dikana jalan.

Lumajang, SMN – Menanamkan kesadaran berlalulintas itu harus dilakukan sejak dini, sebab masalah lalu lintas itu bisa menyebabkan pengaruh positif dan negatif.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, Rochani kepada awak media mengatakan jika hampir setiap harinya sudah sering memberikan himbauan atau teguran bahkan sampai aksi pengembosan ban kepada pelanggaran lalu lintas, namun tetap saja kesadaran akan tertib berlalu lintas masih kurang.

“Memang benar, ada pengaruh positif dan negatif dalam kehidupan bermasyarakat atas perkembangan lalu lintas tersebut,” katanya kepada wartawan, kemarin pagi.

Pada setiap tahunnya, kata Rochani, juga jumlah kendaraan terus meningkat dan tidak sedikit masyarakat yang melanggar peraturan-peraturan lalu lintas sehingga pemerintah maupun kepolisian harus semakin ketat dan tegas untuk masalah lalu lintas, hal tersebut untuk mengurangi atau menekan tingkat kecelakaan lalu lintas.

“Seperti contohnya, sudah ada larangan parker sebelah kanan di jalan Panglima Sudirman, masih saja ada masyarakat yang memarkir kendaraannya di sebelah kana, padahal disebelah kiri sudah disiapkan,” paparnya.

Sebab, menurut Kasat Lantas Polres Lumajang, Akp Ridho Triputranto SH, SIK yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas dapat dikarenakan oleh banyak hal, seperti pengemudi kendaraan yang buruk, pejalan kaki yang kurang hati-hati, jalanan yang tidak layak seperti jalan yang berlubang, kerusakan kendaraan, kendaraan yang sudah tidak layak lagi pakai, pengendara yang tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

“Jadi seperti pengendara yang memarkir kendaraannya di sebelah kanan jalan sepanjang jalan Panglima Sudirman itu jelas salah dan melanggar peraturan lalu lintas, tetapi memang kembali lagi kepada kesadaran masyarakat sendiri untuk merubah pola berkendaraanya,” jelas AKP Ridho.

Maka dari itu, kata Ridho pihaknya selalu dan terus melakukan sosialisasi bersama Pemerintah Daerah kepada masyarakat dalam hal memberikan pengetahuan tentang peraturan-peraturan lalu lintas.

“Jadi masyarakat bisa tahu apa saja peraturan-peraturan lalu lintas yang berlaku atau yang baru diterapkan,” bebernya.

Ditegaskan Ridho, bahwa dengan menambah atau memperbaiki rambu-rambu lalu lintas yang ada dijalan itu kurang efektif, selama kesadaran dalam berlalu lintas dari masyarakat masih belum ditanamkan. (atk)

post-top-smn

Baca berita terkait