Wednesday, 21 October 2020

RELAWAN LUMAJANG PEDULI KORBAN BENCANA, DIBERANGKATKAN BUPATI KE LOMBOK

post-top-smn

para undangan.

Lumajang, SMN – Terjadinya gempa dilombok beberapa pekan ini, tidak membuat Kabupaten Lumajang berdiam diri. Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag., memberangkatkan sejumlah bantuan dan relawan Lumajang Peduli, untuk membantu korban bencana Lombok, yang diberangkatkan dari pendopo kabupaten Lumajang, pada Kamis (23/8) pagi.

Bupati berharap agar tim relawan yang berangkat ke Lombok, bisa kembali ke Lumajang dengan keadaan sehat dan selamat. “Semoga tim yang berangkat ke Lombok, diberi kesehatan, kembali dengan selamat  dan semoga bantuan yang dibawa dapat bermanfaat dan meringankan beban korban bencana,” harapnya.

Bupati mengingatkan, bahwa wilayah Kabupaten  Lumajang juga memiliki potensi bencana dari Gunung Semeru dan Gunung Lemongan. Oleh karena itu, ia mengajak hadirin untuk sejenak beristighfar bersama, untuk memohon ampun kepada Allah agar Kabupaten Lumajang terhindar dari segala bencana.

Sementara itu, Plt. Asisten Adminstrasi Sekda Kab. Lumajang, Drs. Nurwakit Aliyusron, M.Ap., melaporkan, bahwa kegiatan Lumajang Peduli merupakan upaya untuk memupuk kepekaan sosial, serta upaya mengembangkan kapasitias sebagai manusia dalam kepedulian kepada sesama.

“Beberapa bantuan yang dikirimkan, berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, berupa obat-obatan, makanan ibu dan bayi, pakaian  serta kebutuhan lainnya, senilai 250 jt,” papar Nurwakit. Bukan hanya itu,  BPBD Kabupaten Lumajang, memberikan bantuan, berupa Selimut, senilai 8 jt. Ada pula dari Forum Komunikasi Goweser Lumajang, berupa bantuan uang senilai sekitar 60 jt  dalam bentuk tenda pengungsian beserta kelengkapanya, makanan bayi dan ibu serta pakaian layak pakai.

Sedangkan GOW memberikan  bantuan uang senilai 11 jt lebih. PMI Cabang Lumajang juga memberikan bantuan uang senilai 24 Jt dan 10 dus pakaian layak pakai. Selain mengirimkan bantuan berupa barang, Kabupaten Lumajang juga mengirimkan 28 relawan yang terdiri dari  8 orang Relawan dari BPBD, 6 orang dari komunitas gowes, dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang sejumlah 14 orang, dan berada disana selama 5 hari. (Atk).

 

post-top-smn

Baca berita terkait