Wednesday, 30 September 2020

Refleski HKN ke-52, Kabupaten Blitar Bertekad ODF

post-top-smn
Bupati Blitar, H.Rijanto saat menandatangani Prasasti ODF

Bupati Blitar, H.Rijanto saat menandatangani Prasasti ODF

Kab. Blitar, SMN – Lingkungan dan perilaku menjadi faktor terbesar dalam  penentuan status kesehatan masyarakat. Perilaku hidup bersih dan sehat menjadi tanggungjawab bersama. Harapannya,  agar masyarakat mau dan menyadari serta mampu mengenali, mencegah, juga mengatasi permasalahan kesehatan yang dihadapi. Sehinga dapat bebas dari gangguan  yang diakibatkan oleh lingkungan  yang tidak  mendukung untuk hidup sehat.  Demikian sambutan Bupati Blitar, H.Rijanto pada kegiatan Deklarasi Open Defecation Free (ODF) dan Bakti Sosial  di Lapangan Kecamatan Wonodadi, Rabu (9/10).

Lebih lanjut diungkapkan, satu diantara cara untuk hidup sehat antara lain kesiapsiagaan masyarakat dalam meningkatkan kemampuan untuk mandiri, juga dengan didukung terbentuknya ODF  di seluruh kecamatan.  Jika ODF sudah merata diseluruh kabupaten Blitar, maka terwujud Kabupaten Sehat.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar tersebut memberikan apresiasi kepada Kecamatan Wonodadi yang telah melaksanakan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), dimana program itu bertujuan  mempercepat peningkatan akses masyarakat terhadap sanitasi yang baik melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan yang sejalan dengan  target MDGs. Ini diwujudkan  dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, kecamatan ini patut menjadi contoh bagi daerah lain . Karena mendeklarasikan sebagai Kecamatan ODF. Masyarakat Wonodadi bertekad untuk tidak berperilaku membuang air besar di sembarang tempat.  Prestasi kecamatan ini menjadi tolok ukur  keberhasilan pembangunan kesehatan  masyarakat serta menjadi contoh bagi kecamatan lain. Kedepan bisa dikembangkan sekaligus meningkatkan akses sanitasi di Kabupaten Blitar.

Bupati Blitar mengingatkan bahwa pada Tahun 2015, Kabupataen Blitar telah meraih penghargaan  Swasti Saba Padapa, Tahun 2016 ini mendapatkan sertifikat Swasti Saba Wiwerda tingkat Provinsi Jawa Timur dan Pada Tahun 2017 berusaha meraih penghargaan Swasti Saba Wiwerda tingkat nasional. Diharapkan semua pihak mendukung upaya mewujudkan Kabupaten Sehat sehingga penghargaan Swasti Saba Wiwerda tingkat nasional bisa diraih. Bupati Blitar juga berpesan, agar bukan saja ODF yang menjadi focus, namun juga PSN, menurunkan angka kematian ibu dan bayi  juga menjadi perhatian semua pihak. Sesuai dengan tema Hari Kesehatan Nasional ke-52 Tahun 2016,  “Masyarakat Indonesia Sehat, Indonesia Kuat,”, Bupati Blitar mengajak seluruh pihak bahu membahu mewujudkan kabupaten sehat.

Sebelumnya, dr.Kuspardani, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar menyampaikan bahwa deklarasai ODF ini merupakan rangkaian kegiatan HKN.  Tujuan digelarnya deklarasai ini meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, juga meningkatkan rasa kepedulian sesama agar lebih sejahtera. Selain kegiatan deklarasi, ada pembagian paket sembako sebanyak 70 paket seharga masing-masing Rp.150.000. Pemberian jamban sehat dari Kecamatan Wonodadi 5 paket, dari warga 4 paket, Kodim 0808 sebanyak 8 paket dan dari Asosiasi Pengusaha Sanitasi sebanyak 25 paket. Sementara untuk total paket sembako yang diperuntukkan bagi keluarga miskin se-Kabupaten Blitar sebanyak 750 paket.

Seperti diketahui, Camat Wonodadi, Sutikno dalam laporannya mengungkapkan, sekitar 12 ribu rumah warga Wonodadi telah memiliki jamban sehat. Sisanya hanya sekitar 2 persen.  Bahkan kecamatan ini menjadi kecamatan pilot project di Jawa Timur sebagai kecamatan penyakit tidak menular jenis tidak merokok.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar yang didampingi Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Anggota Komisi IV DPRD, anggota Forpimda, serta seluruh Kepala SKPD menyaksikan Deklarasi ODF sekaligus penandatanganan deklarasi ODF. Bupati Blitar juga berkesempatan menandatangani prasasti ODF.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga memberikan piala dan penghargaan bagi para pemenang berbagai lomba pada kegiatan HKN ke-52 Tahun 2016. Usai menyaksikan deklarasi ODF, Bupati Blitar dan rombongan mengunjungi beberapa rumah warga untuk menempelkan stiker warna hijau sebagai tanda rumah tersebut ODF. (hms/adv/mam)

post-top-smn

Baca berita terkait