Sunday, 12 July 2020

Ratusan Warga di Kediri Ngungsi ke Gedung SD

post-top-smn

 KEDIRI - LONGSOR

Kediri, SMN – Takut terjadi tanah longsor susulan ratusan warga di Desa Blimbing, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mengungsi ke gedung SDN Blimbing I, Kamis (26/2).

Warga tidak berani menempati rumah mereka karena tebing yang berada di bukit, tepatnya di atas bangunan rumah warga telah retak dan terus bergerak ke bawah.

Ada 60 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 154 orang yang mengungsi ke gedung SDN 1 Blimbing. Mereka berasal dari dua dusun di desa Blimbing yakni Dusun Juron dan Dusun Jeti. Dua dusun tersebut pada minggu sepekan yang lalu dilanda bencana tanah longsor.

Salah seorang pengungsi Siswati mengatakan, dia terpaksa meninggalkan rumahnya karena takut terjadi longsor susulan. “Tebing yang berada tepat di atas bangunan rumah telah retak. Warga langsung meninggalkan rumah karena intensitas hujan yang turun masih relatif tinggi,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyiapkan gedung SDN Blimbing 1 yang dapat dipergunakan sebagai tempat pengungsian. “Selain itu pemkab juga langsung membuatkan tempat kamar mandi umum yang dapat dipergunakan oleh para pengungsi,” ujar Wahyu Sekretaris BPBD Kabupaten Kediri.

Untuk diketahui bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Blimbing, Kecamatan Mojo, telah merusak 23 bangunan rumah warga dimana dua di antaranya rata dengan tanah. Selain itu, tanah longsor juga memutus tiga titik akses jalan hingga menyebabkan ratusan kepala keluarga terisolir.

Pemkab bersama aparat gabungan dari TNI dan Polri dibantu masyarakat sudah berusaha membuka akses jalan, dan kini tinggal satu titik yang masih terputus oleh material tanah longsor. (merdk/kan)

post-top-smn

Baca berita terkait