Friday, 30 October 2020

Ranperda PAPBD Ngawi TA 2018 Dibahas Intensif

post-top-smn

Rapat paripurna DPRD Ngawi di Gedung Kesenian, Senin (20/8).

Ngawi, SMN – DPRD Kabupaten Ngawi membahas secara intensif Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) Tahun 2018 dalam rapat paripurna yang diselenggarakan di Gedung Kesenian, Senin (20/8). “PAPBD ini harus kita bahas karena adanya dana yang belum sempat terbahas saat kita rancang APBD, padahal perlu kita laksanakan di tahun anggaran berjalan,” ungkap Bupati Ngawi, Budi Sulistyono.

Bupati yang acap disapa Kanang ini banyak menerima pertanyaan yang disampaikan dalam pandangan umum fraksi-fraksi, tentang penggunaan anggaran serta beberapa pembangunan fisik yang belum terlaksana. Fraksi PDI Perjuangan misalnya, mempertanyakan fokus pemerintah yang belum menjadikan industri sebagai salah satu tombak kemajuan daerah. “Jangan hanya sektor pertanian dan peternakan saja yang menjadi perhatian,” ungkap Agnes Endang Dwi Mardiani, pembaca pandangan umum FPDIP.

FPDIP juga meminta pemerintah menjelaskan tentang Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang belum bisa maksimal dimanfaatkan. Sementara itu Kuswandono dari Fraksi Partai Golkar, membicarakan rencana pemerintah dalam keseimbangan belanja pegawai, padahal Ngawi sejak 2010 tidak pernah mengadakan lagi penerimaan PNS. “Mengapa pos belanja pegawai cenderung lebih besar?” ungkapnya.

Fraksi Gerindra Nasional juga mempertanyakan keberpihakan pemkab dalam menghidupkan sumber-sumber pendapatan daerah yang dilakukan di masa krisis seperti sekarang. Sedangkan Fraksi Nurani Demokrat lebih menyoroti kinerja pemkab dalam meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat agar melebihi angka standar Jawa Timur.

Walaupun banyak pertanyaan atas pos-pos belanja yang ditetapkan pemerintah dalam PAPBD 2018, namun hampir semua fraksi memuji porsi belanja langsung dimana di dalamnya memuat belanja pembangunan, yang makin meningkat tiap tahun. Jawaban bupati atas pertanyaan Fraksi-fraksi akan dilanjutkan Selasa (21/8) dan dilanjutkan dengan pandangan akhir fraksi-fraksi. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait