Wednesday, 21 October 2020

Proyek Saluran Irigasi Tanpa Papan Nama Dikerjakan Asal – Asalan

post-top-smn
Proyek Saluran Irigasi Tanpa Papan Nama  dan plengsengan Ada Rembesan aliran air serta nampak terlihat retak – retak bila dilihat dari atas plengsengan.

Proyek Saluran Irigasi Tanpa Papan Nama dan plengsengan Ada Rembesan aliran air serta nampak terlihat retak – retak bila dilihat dari atas plengsengan.

Banyuwangi, SMN – Proyek saluran irigasi yang berlokasi di Dusun Sumber Watu, Desa Tamansari, Kecamatan Licin kembali disorot warga. Karena, dinilai pengerjaannya asal – asalan dan selama awal pengerjaan hingga selesainya proyek tidak terpasang papan nama proyek.

Sorotan miring tersebut disampaikan secara langsung Kepala Dusun (Kasun) Sumber Watu, Karsono saat ditemui berada dilokasi pengerjaan proyek itu mengatakan, selama pengerjaan proyek saluran irigasi dikerjakan dalam memasang batu untuk pasangan galiannya bisa dikatakan dangkal dan tidak mengunakan batu raen seperti pengerjaan proyek irigasi pada umumnya.

“Batunya hanya dipasang berjajar begitu saja dan finishingnya dibuat bulat – bulat seperti mirip raen. Sehingga, ukuran batu tidak tertata rapi. Begitu juga dengan papan nama pengerjaan proyek tidak terpasang sama sekali, padahal di Desa Tamansari ini ada proyek yang sama dikerjakan disaat bulan puasa kemarin. Proyek tanpa papan nama ini sama halnya seperti proyek siluman yang tidak jelas dari dinas mana yang merealisasikan proyek itu,”Ungkapnya.

Tak hanya itu, sejumlah titik plengsengan proyek irigasi itu disaat dialiri terlihat adanya rembesan air yang keluar dari plengsengan hingga masuk dilahan persawahan milik warga. Hal ini berarti pasangan yang dikerjakan oleh rekanan ini asal – asalan dan tidak dilakukan pengawasan.

“Bila rembesan air ini terus menerus dibiarkan begitu saja maka cepat atau lambat  plengsengan ini akan tergerus dan mengakibatkan ambrol. Karena saat ini sudah nampak terlihat dari atas sudah ada muncul beberapa retakan – retakan. Menyikapi ini diharap pengawas proyek benar – benar melakukan tugasnya dengan baik, bila rekanan ini bermasalah dalam setiap mengerjakan proyek semestinya diberi teguran dan diberi sangsi tegas,” Ungkapnya.

Dikonfirmasi Terpisah, Kades Tamansari mengatakan bahwa proyek irigasi yang terealisasi diwilayahnya kurang lebih ada sebanyak 5 titik. Terkait, adanya persoalan ia belum mengetahui dan belum turun langsung ke lokasi proyek.(dhi)

post-top-smn

Baca berita terkait