Monday, 17 May 2021

PROGRAM GERMAS MENDAPAT KUNJUNGAN DARI KEMENKES DAN ANGGOTA DEWAN DPR RI KOMISI XI

post-top-smn


Lumajang, SMN – Rombongan Kementerian Kesehatan RI bersama anggota DPR RI Komisi XI, Drs. Ayub Khan, M.Si., berkunjung di kabupaten Lumajang, dan diterima Plt Bupati, dr Buntaran Suprianto M.Kes, di Ruang Rapat Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, pada Rabu (9/5)

Kunjungan tersebut berkaitan dengan program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas), yang sedang digalakkan di Kabupaten Lumajang.

Plt. Bupati Lumajang, menyampaikan, bahwa Kunjungan itu, dimaksudkan agar Kementerian Kesehatan RI bisa memberikan pencerahaan kepada Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat, bahwa kesehatan bukan hanya milik dinas kesehatan, namun seluruh instansi memiliki peran untuk menciptakan masyarakat yang sehat.

Dalam sambutannya, Bupati Berpesan agar Semua OPD memiliki kontribusi dalam mendukung program pembangunan di bidang kesehatan sesuai dengan kewenangannya.

Sementara itu, Kepala Seksi Advokasi Kesehatan Pada Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementrian Kesehatan RI, Muhani, S.KM, M.Kes., menyampaikan, bahwa kunjungan tersebut merupakan kegiatan kemitraan antara Kementrian Kesehatan dan Komisi IX DPR RI untuk monitoring program kesehatan yang ada di Kab. Lumajang.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa kunjungannya tersebut akan dimaksimalkan dengan bertemu masyarakat serta melakukan kunjungan di beberapa Puskesmas yang ada di Kab. Lumajang.

Beliau juga menjelaskan, bahwa Gerakan Masyarakat Sehat juga mencakup penguatan lintas sektor dengan leading pusat Bappenas. Ia berharap untuk pemerintah daerah, Bappeda dapat mengkoordinasi multisektor guna memaksimalkan dan mensukseskan program Germas sesuai dengan Nawacita Presiden RI, Ir. Joko Widido.

“Semua sektor harus dipastikan, agar anggaran bisa mendukung germas sesuai dengan kewenangannya. Kesehatan adalah tanggung jawab multi sektor”, tambahnya.

“Tahun ini penyelenggaraan Germas diprioritaskan guna penurunan angka tuberkulosis, penanggulanan masalah stanting, dan peningkatan cakupan imunisasi di seluruh Indonesia” imbuhnya. (Atk).

post-top-smn

Baca berita terkait