Friday, 4 December 2020

Perpustakaan Umum Pandaan Telah Diresmikan Oleh Bupati Pasuruan Irsad Yusuf

post-top-smn

2017-04-20_21.17.45-1

Pasuruan, SMN – Dengan adanya Perpustakaan Pandaan yang telah di resmikan, kini jumlah perpustakaan yang ada di Kabupaten Pasuruan telah bertambah dan berjumlah mencapai 7 gedung Perpustakaan, antara lain Bangil, Purwosari, Nguling, Gondangwetan, Grati, Tosari dan Pandaan.

Kali ini adalah Perpustakaan Umum yang terletak di Pandaan telah diresmikan oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, Rabu (19/04/2017). Peresmian tersebut adalah menandakan telah resmi dibuka Perpustakaan Pandaan tersebut, yang diperuntuhkan untuk seluruh masyarakat yang ingin membaca dan meminjam buku untuk segala bentuk bacaan di temat perpustakaan tersebut.

DP Soewarno, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pasuruan menjelaskan, perpustakaan tersebut dikerjakan dengan system multiyears selama 2015 dan 2016 dengan total jumlah anggarannya yang dihabiskan mencapai Rp 620 Juta, anggaran dari APBD Kabupaten Pasuruan tahun 2016.

“Perpustakaan Pandaan memang beda dengan perpustakaan yang lainnya. Mulai dari bangunan sampai dengan system yang lebih canggih,” dan Perpustakaan Pandaan dibangun dengan dua lantai yang berlokasi persis berada di sebelah barat Kantor Kecamatan Pandaan, Perpustakaan Pandaan juga dilengkapi dengan piranti pendukung yang sangat modern, diantaranya security gate yang dipasang tepat di pintu masuk perpustakaan, tuturnya

Lebih lanjut Soewarno menjelaskan, Apa yang di maksud dengan Security Gate, Security Gate adalah sensor yang memiliki pendeteksi dini, sehingga apabila ada pencurian buku maupun segala bentuk koleksi yang ada dalam perpustakaan tersebut, langsung bisa di diketahui.

“Security Gate dipasang di pintu utama. Jadi kalau ada yang nyuri buku, maka ketika dibawa keluar perpustakaan, maka alarm akan berbunyi,”

Untuk perbedaan Perpustakaan Pandaan adalah, dengan kartu anggota perpustakaan tersebut kartunya memakai system elektronik. Dan bentuknya seperti kayak KTP-el atau anjungan tunai mandiri (ATM), dan saat ini kartu anggotanya sudah didistribusikan dan sudah di daftarkan untuk seluruh anggota perpustakaan.

Selain itu, perpustakaan ini juga sudah memakai aplikasi inlis lite, yaitu sebuah software yang biasanya digunakan oleh perpustakaan di sebuah universitas. dengan menggunakan software, para pengunjung akan dimudahkan dalam pencarian buku yang diinginkan, tanpa harus mencari-cari ke rak buku.

“Pokoknya sangat luar biasa, karena Inlis Lite ini juga bisa digunakan untuk pengecekan anggota online, back office, pendaftaran anggota sampai dengan check point. Intinya para pengunjung yang sudah menjadi anggota bisa mengaksesnya via internet atau online, termasuk di dalamnya update koleksi buku terbaru,” pungkasnya.

Di sisi lain, Bupati Irsyad menegaskan bahwa keberadaan sebuah perpustakaan tidak akan berarti tidak ada pengunjung. Maka dari itu, dirinya mengajak kepada semua pihak untuk sama-sama merawat dan meramaikan perpustakaan dengan cara mensosialisasikan di sekolah, ponpes, madrasah atau kampung, apalagi Perpustakaan Pandaan ini yang sangat bagus untuk bangunannya,” jelas Irsyad.

Lebih lanjut Irsyad menambahkan, Perpustakaan Pandaan ini memiliki 4005 item koleksi buku dengan berjumlah katalog yang mencapai 3284 item. Sehingga bisa dikatakan perpustakaan pandaan ini paling lebig lengkap bila dibanding dengan perpustakaan yang lainnya, baik dalam koleksi buku maupun katalognya.

“Saya ajak semua masyarakat Pandaan dan se-Kabupaten Pasuruan untuk datang ke Perpustakaan Pandaan, karena buku yang di sediakan mulai dari buku pengetahuan umum, pendidikan, social, hokum, manajemen, teknik, ensiklopedia dan lain sebagainya sudah tersedia dan ada semua apa yang kita inginkan. Mari kita ramaikan perpustakaan kita, demi kemajuan kita bersama,” jelasnya.(Pur)

post-top-smn

Baca berita terkait