Tuesday, 24 November 2020

Penggunaan Pestisida Secara Aman Perlu Dipahami Petani 

post-top-smn

 

sosialisasi pengunaan pestisida secara aman kepada petani

Sosialisasi pengunaan pestisida secara aman kepada petani oleh Dinas Kabupaten Ngawi

Ngawi, SMN – Penggunaan pestisida tetap menimbulkan bahaya untuk petani yang mengaplikasikannya. Parahnya, tak semua petani memahami hal ini. Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi akhirnya turun langsung memberikan bekal pada petani demi keamanan dan  kesehatan mereka dari akibat keracunan pestisida. “Dalam mengendalikan organisme pengganggu tanaman (OPT) memang menjadi tanggung jawab petani namun Dinas Pertanian memiliki kepedulian agar dalam penanggulangan OPT ini petani mengetahui dampak dan bahaya pestisida,” ujar Kastam, Kasi Perlindungan Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi.

Kegiatan berlagsung 15-23 Mei 2015 pada 10 kecamatan di Ngawi, yakni di Geneng, Paron, Padas, Kedunggalar, Kasreman, Gerih, Pangkur, Karangjati, Kwadungan dan Ngawi. Diikuti petugas penyuluh lapangan (PPL) pertanian, ketua gabungan kelompok tani dan ketua kelompok tani, sosialisasi penggunaan pestisida secara aman ini untuk menegah agar resiko tidak sampai terkena pada petani. “Sampai tahun 2013 terdapat 2810 merek pestisida yang beredar di Indonesia, sementara pestisida oplosan juga marak. Bahayanya bila dioplos dengan jenis bahan aktif yang dilarang penggunaannya,” kata Kastam.

Dampak negatif pestisida sendiri bisa mengakibatkan keracunan baik terhadap manusia maupun hewan, resistensi pada OPT, memiliki residu dan menimbulkan kerusakan lingkungan. “Namun pengaplikasian pestisida dalam memberantas OPT sulit dihindari, jadi dalam penggunaannya tetap harus memperhatikan keamanannya,” kata Kastam.

Diantara antisipasi yang dilakukan misalnya dengan menghindari makan dan minum maupun merokok selama menyemprot dan diarea yang disemprot, menggunakan pakaian tertutup (baju panjang) dan masker karena racun pestisida juga bisa melalui pori-pori kuli atau terhirup dan tidak melawan arah angin. Bila sampai keracunan pestisida segera bawa ke area yang jauh dari daerah pengaplikasian tempat yang teduh dan minum air kepala hijau dicampur garam, sebagai upaya pertolongan pertama sebelum dibawa ke dokter. “Segera buka pakaian dan kalau bisa usahakan mandi, gejala keracunan ini misalnya mual, pusing sampai pingsan,” ujar Kastam. (ari)

 

post-top-smn

Baca berita terkait