Wednesday, 30 September 2020

Penggunaan Dana Desa, Pemkab Sidoarjo Minta Kades Berhati-hati

post-top-smn

dana-desa

Sidoarjo, SMN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menghimbau kepada para Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Sidoarjo agar berhati-hati dalam menggunakan anggaran dana desa supaya tidak berurusan dengan persoalan hukum.

“Kepala desa harus berhati-hati dan memperhatikan aturan main supaya tidak berurusan dengan hukum,” kata Bupati Sidoarjo Saiful Illah, Selasa (11/10).

Ia menceritakan, jika dulu sebelum dilakukan pemeriksaan terhadap kepala desa dirinya selalu mendapatkan laporan dari badan pemeriksa keuangan (BPK) terkait dengan temuan lembaga itu.

“Sebelumnya, saya selalu mendapatkan laporan terkait dengan temuan-temuan kesalahan penggunaan dana. Kemudian saya memanggil inspektorat dan berusaha untuk memenuhi kekurangan-kekurangan tersebut,” katanya.

Saat ini, kata dia, ada beberapa kepala desa yang harus ditangkap dan berurusan dengan hukum lantaran ada kesalahan dalam penggunaan anggaran tersebut. “Kalau bisa, sebelum kepala desa tersebut dipanggil terlebih dahulu diperingatkan. Kalau sekali diperingatkan tidak mendapatkan tanggapan, baru silakan diproses hukum,” katanya.

Oleh karena itu pihaknya melakukan kegiatan bimbingan teknis ini bisa memberikan dampak positif pembangunan yang ada di Sidoarjo, khususnya penggunaan dana desa.

Ia mengemukakan, kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kepala desa dalam hal penggunaan keuangan supaya dapat dipertanggungjawabkan dalam hal penggunaannya.

“Saat ini juga sudah disiapkan aplikasi pengelolaah keuangan desa supaya memudahkan kepala desa dalam penggunaan pelaporan dana desa,” katanya. Pengembangan kapasitas tersebut, katanya, menjadi salah satu kunci tata pemerintahan yang baik, terutama yang ada di tingkat desa.(mad/kom_jtm)

post-top-smn

Baca berita terkait