Friday, 30 October 2020

Pemkab Sinergi Dengan TNI Dalam TMMD, Bupati Ngantor di Desa Karang Bayat

post-top-smn

Jember sinergi

Jember, SMN – Guna untuk mensinergikan program kerja dan juga menuntaskan program kerja Pemerintah Kabupaten Jember agar dirasakan manfaatnya di masyarakat terkait pelayanan publik, Bupati Jember dr.Hj. Faida, MMR “ngantor” di desa.

Seperti saat pembukaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Desa Karang Bayat Kecamatan Sumberbaru Rabu (5/4) lalu, yang dipusatkan di lapangan Desa setempat, Bupati Jember untuk pertama kalinya berkantor di Desa Karang Bayat, Kecamatan Tanggul.

Tampak hadir Danrem 083 Baladikajaya Kolonel Arm Budi Eko Mulyono, Forkopimda Jember mulai Kapolres AKBP Kusworo Wibowo, Dandim 0824 Letkol Rudianto, Kejari Ponco Harftanto, SH, MH, Ketua DPRD Jember M Thoif Zamroni serta jajarfan Koramil, SKPD, Camat, tokoh masyarakat dan juga ribuan masyarakat yang memadati lapangan Desa Karangbayat.

Dalam kesempatan wawancara didepan sejumlah wartawan baik cetak elektronik dan on line Bupati Jember dr Faida mengatakan bahwa ngantor di desa merupakan salah satu upaya Pemkab Jember untuk menujntaskan program kerja agar sampai manfaatnya di amsyarakat.

“Agar masyarakat merasakan manfaat adanya program kerja yang disampaikamn oleh Pemkab Jember,” katanya.

Masih kata mantan Direktur Rumah Sakit Bina Sehat tersebut, kegiatan ngantor di desa juga disinergikan dengan kegiatan TNI Manungggal Masuk Desa. Jadi sejumlah personil TNI juga diperbantukan dalam mensukseskan ngantor di desa dan juga sukses dalam TMMD.

“Salah satunya personil TNI juga mengajar warga yang buta aksara,” ujarnya.

Selain itu ngantor di desa sambung Bupati dr Faida, dimaksudkan agar pelayanan kepada masyarakat dapat cepat diselesaikan administrasinya. Bisa dikatakan semacam jemput bola dalam artian pemerintah malayani masyarakat.

“Pelayanan yang selama ini dilakukan masyarakat desa ke kota sekarang dibalik Bupati dan jajaran ngantor di desa untuk melayani masyarakat,” paparnya.

Lebih lanjut Bupati perempuan pertama di Kabupaten Jember  tersebut menjelaskan bahwa pelayanan kepada msyarakat tidak hanya dilakukan dalam satu hari saja. Jika diperlukan melihat kebutuhan dan efektifitas setiap SKPD menempatkan personilnya agar dapat melayani masyarakat. (atk)

post-top-smn

Baca berita terkait