Wednesday, 2 December 2020

Pemkab Sidoarjo Serahkan Sertifikat Tanah Prona

post-top-smn
Kantor Bupati Sidoarjo

Kantor Bupati Sidoarjo

Sidoarjo, SMN – Badan Pertanahan Nasional dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah Program Proyek Operasi Nasional Agraria atau Prona kepada warga Desa Lajuk, Porong Sidoarjo untuk memberikan kemaslahatan kepada warga setempat.

“Program Prona merupakan kegiatan yang dilakukan setiap tahun oleh pemerintah melalui Badan Pertanahan Nasional . Tahun ini ada sekitar 2.300 sertifikat tanah yang akan dibagikan kepada masyarakat Sidoarjo,” katanya di Sidoarjo, Selasa (21/6).

Ia mengemukakan sebanyak 250 sertifikat yang akan dibagikan dari jumlah keseluruhan yang akan dibagikan sebanyak 2.100 sertifikat. Sedangkan sekitar 200 sertifikat masih dalam proses penyelesaian.

“Penyelesaian sertifikat massal yang ditargetkan tahun ini sekitar 2.300 sertifikat akan selesai pada akhir Juni,” katanya. Ia mengatakan program ini untuk membantu masyarakat dalam hal legalitas kepemilikan tanah terutama masyarakat golongan menengah ke bawah.

“Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir lagi. Program ini cukup membantu dalam percepatan pensertifikatan tanah. Kalau biasanya lama dalam ngurusnya, sekarang tidak lagi karena melalui program tersebut,” ujarnya.

Meski masih banyak masyarakat Sidoarjo yang belum menyertfikatkan tanahnya, pemerintah akan berusaha semaksimal mungkin agar masyarakat yang sudah mendaftarkan diri bisa terealisasi.

“Di Sidoarjo ada sebanyak 353 desa yang terbagi dalam 18 kecamatan se-Sidoarjo. Program ini dilakukan bertahap. Meskipun tidak bisa terealisasi tahun ini, Insya Allah tahun depan masih ada. Tentunya tanah yang tidak bersengketa,” katanya.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Kabupaten Sidoarjo Agus Nandang Taruna mengatakan yang sudah diselesaikan pembuatan sertifikatnya itu ada 10 desa termasuk Desa Lajuk, Kecamatan Porong yang mengajukan sertifikasi 250 bidang. “Sekarang baru Desa Lajuk, selanjutnya ke desa lainnya pembagiannya,” katanya. (mad/kominfo)

post-top-smn

Baca berita terkait