Monday, 21 September 2020

Pemkab Kediri Ujicoba Aplikasi E-Kinerja

post-top-smn
Suasana Sosialisasi E-Kinerja

Suasana Sosialisasi penggunaan aplikasi E-Kinerja di Gedung Baghawantha Bhari (11/10/2016)

Kediri, SMN – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menyelenggarakan sosialisasi penggunaan aplikasi e-kinerja di gedung Baghawantha Bhari, Selasa (11/10). Aplikasi E-Kinerja akan diujicobakan mulai Oktober s/d Desember 2016. Pada Januari 2017 aplikasi ini rencananya secara resmi diterapkan di lingkungan Pemkab Kediri tanpa terkecuali.

Kepala BKD Kabupaten Kediri, Joko Suwono, S.Sos, MAP, mengatakan aplikasi e-kinerja adalah aplikasi penilaian kinerja yang mencatat kegiatan seluruh pegawai Pemkab Kediri saat menjalankan tugas. Aplikasi ini berbasis web yang dapat diakses secara online dengan browser yang ada pada computer ataudevice lain yang terhubung dengan internet.

“Seperti kita tahu sorotan terhadap birokrasi pemerintah kini adalah PNS itu jumlahnya banyak dan kinerjanya rendah hanya nganggur saja. Nah berangkat dari itu e-kinerja diterapkan, agar kinerja pegawai menjadi terdokumentasikan sehingga dapat dipertanggung jawabkan. Bahwa memang kerja dan tidak nganggur.” Jelas Joko.

Joko kembali melanjutkan, tidak menutup kemungkinan memang ada oknum PNS saat ini yang berkinerja masih rendah. Dengan adanya e-kinerja ini akan membuat mereka terpacu untuk meningkatkan kinerja.

Hal ini dikarenakan bagi mereka yang berkinerja baik akan mendapatkan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) yang berbeda bila dibandingkan dengan mereka yang tercatat di aplikasi e-Kinerja berkinerja rendah. Ungkap Joko

“Komponen e-Kinerja mempunyai pengaruh besar dalam penetapan TPP, dulu TPP dipengaruhi oleh absensi sidik jari saat datang dan pulang kantor. Sekarang juga terkait menit perolehan kinerja dalam aplikasi e-Kinerja.” Terang Joko.

“Nah pegawai juga tidak bisa membohongi sistem computer dengan asal mengisi aplikasi e-Kinerja, hal ini dikarenakan menit kinerja akan dianggap sah bila telah disetujui oleh atasan langsung. Bila atasan menganggap kita ternyata tidak melakukan kinerja sesuai dalam aplikasi e kinerja bisa langsung dihapus oleh atasan.” Tandas Joko.(kom)

post-top-smn

Baca berita terkait