Thursday, 22 October 2020

Pembagunan Tol Gempol – Pasuruan Ditargetkan Selesai Pada 2018

post-top-smn
Gerbang tol Bangil, Pasuruan

Gerbang tol Bangil, Pasuruan

Pasuruan, SMN – Direktur Utama PT Transmarga Jawa Timur Pasuruan menargetkan penyelesaian pembangunan tol Gempol – Pasuruan sampai pada sektor Pasuruan Kota  – Grati pada 2018.

Direktur Utama PT Transmarga Jatim Pasuruan, Ir Agus Purnomo dikonfirmasi, Rabu (8/2) mengatakan, untuk progres pembangunan tol sepanjang 34,15 km ini untuk pembangunan pada seksi 1 sudah selesai 98%, kemudian untuk seksi 2 menuju Pasuruan kota ini saat masih proses pembangunan yang sudah dilakukan pada Januari 2017, sedangkan seksi 3 Pasuruan kota menuju Grati pada pertengahan tahun ini sudah mulai juga pembangunannya. “Untuk semua pendanaan tol Gempol Pasuruan menghabiskan anggaran Rp 4,1 Triliun,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk pembangunan jalan tol Gempol – Pasuruan selalu terkendala oleh pembebasan lahan. Oleh karena itu, pihaknya berharap kepada pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi untuk membantu proses pembebasan tersebut.

“Tim pembebasan tanah dari pemerintah sudah ada, namun pihaknya berharap agar pemda juga membantu proses percepatan pembebasan tanah tersebut. Begitu juga soal anggaran pihaknya berharap kepada pemerintah segera mengeluarkan peraturan penggunaan dana talangan tersebut agar proses pembangunan tol ini sesuai target,” ujarnya

Seperti diketahui, pembangunan jalan tol Gempol-Pasuruan dibagi menjadi tiga seksi. Seksi I sepanjang 13,90 kilometer dari Gempol hingga interchange Rembang dengan kebutuhan luas lahan 142,90 hektar.Seksi II sepanjang 8,10 kilometer dari Rembang ke Kota Pasuruan membutuhkan lahan seluas 98,75 hektar. Adapun seksi III sepanjang 12,15 kilometer dari Kota Pasuruan hinggs Grati dengan kebutuhan luas lahan 92,46 hektar. Total, jalan tol Gempol-Pasuruan direncanakan sepanjang 34,15 kilometer.

Sebelumnya, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII siap mempercepat dan berusaha mewujudkan penyelesaian proyek tol di seluruh Jawa terutama di Jatim sebelum Lebaran.

Kabid Pembangunan BBPJN VIII Surabaya, Achamd Subki ditemui di kantornya, Jumat (3/2) menyatakan akan berusaha mewujudkan keinginan tersebut. “Target yang diberikan itu sifatnya fungsional. Jalan tol itu nanti bisa difungsikan untuk arus mudik Lebaran nanti. Itu memang belum selesai, tapi sudah bisa difungsikan,” kata Subki.

Ia menjelaskan, dari sembilan ruas jalan tol yang dalam proses pengerjaan, ada lima ruas yang ditarget secara fungsional sebelum Lebaran. Kelima ruas tol itu berdasar data BBPJN VII adalah Saradan-Nganjuk 14,5 Km; Jombang-Mojokerto Barat seksi 2 sepanjang 19,9 Km; Surabaya-Mojokerto seksi 1 sepanjang 4,3 Km; Pandaan-Malang 20 Km, serta Gempol-Pasuruan seksi 1 sepanjang 13 Km. (pca/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait