Monday, 17 May 2021

Parkir Liar Diseputaran Alun-Alun Akan Ditertibkan Dishub Untuk Menghindari Kemacetan

post-top-smn

Kepala Bidang Lalu Lintas (Kabid Lalin) Dishub Kabupaten Lumajang, Tri Sunu Hadiantoro

Lumajang, SMN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang, akan melakukan penertiban parkir liar di seputaran alun-alun Kota Lumajang Propinsi Jawa Timur, dalam beberapa hari kedepan.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Lalu Lintas (Kabid Lalin) Dishub Kabupaten Lumajang, Tri Sunu Hadiantoro kepada sejumlah media pada Senin (26/3). Dia mengatakan jika hal ini dilakukan guna untuk mengatasi kemacetan yang sering kali terjadi di seputaran alun-alun Kota Lumajang .

Menurut Tri Sunu, pihaknya akan melakukan penataan parkir, dan memberikan ruang kepada pihak-pihak yang melakukan parkir liar di bahu jalan.

“Sebelumnya mereka banyak menggunakan bahu jalan untuk parkir, saat ini kami berikan ruang lahan untuk parkir khusus,” kata Sunu.

Menurutnya, lahan parkir khusus tersebut, msalnya seperti halaman di Sekolah Dasar (SD) Ditotrunan 1 Lumajang, halaman gedung Soedjono jika tidak ada kegiatan, bisa digunakan, tentunya dengan kesepakatan kedua belah pihak.

“Selain tempat yang tersebut diatas, ada juga tempat di halaman DKT, halaman sebelah selatan Lapas, yang semuanya diperuntukan roda dua (R2). Sedangkan untuk roda empat (R4) bisa parkir di bahu jalan depan SMPK dan depan BRI Cabang Lumajang dengan model sirip moncong bisa didepan atau dibelakang agar bisa menampung lebih banyak unit yang parkir,” ungkapnya.

Selanjutnya menurut Tri Sunu, depan SMPK juga diberikan tempat parkir untuk R2 pada bahu dalam alun-alun, yang juga diberlakukan model sirip.

“Kesadaran masyarakat dalam memarkir kendaraan juga diperlukan, sebab hal itu sangat penting,” ujarnya.

Tapi di depan sepanjang Polres, Kodim 0821, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang dan rumah dinas (Rumdin) Sekretaris Daerah (Sekda) akan dipasang rambu larangan parkir.

“Nanti  pada saat sosialisasi, ada beberapa rambu yang akan ditutup dengan kertas untuk sementara sampai batas sosialisasi selesai. Paling lama seminggu untuk sosialisasi parkir tersebut, sehingga masyarakat merasa nyaman saat rekreasi dialun alun,” imbuhnya mengakhiri wawancara dengan awak media. (Atk)

 

post-top-smn

Baca berita terkait