Friday, 4 December 2020

Paripurna Penyerahan LKPJ Bupati Tulungagung 2016

post-top-smn

 

Rapat Paripurna DPRD yang dipimpin Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono SE MSi, Rabu (29/3), tidak hanya mendapat peliputan dari media cetak lokal dan nasional, tetapi juga dari media elektronik termasuk televisi

Rapat Paripurna DPRD yang dipimpin Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono SE MSi, Rabu (29/3), tidak hanya mendapat peliputan dari media cetak lokal dan nasional, tetapi juga dari media elektronik termasuk televisi

TULUNGAGUNG, SMN – DPRD Tulungagung, Rabu (29/3), menyelenggarakan rapat paripurna di Ruang Graha Wicaksana Kantor DPRD Tulungagung. Rapat paripurna beragendakan Penyerahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tulungagung 2016 dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Masa Sidang II Tahun Sidang III.

Penyerahan LKPJ Bupati Tulungagung Tahun 2016, diserahkan langsung oleh Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo SE MSi, pada Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono SE MSi. Ia juga menyerahkan lima raperda yang merupakan prakarsa Pemkab Tulungagung.

Kelima raperda tersebut masing-masing adalah Raperda tentang Ibadah Haji, Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, Raperda tentang Sistem Penyelenggaraan Perlindungan Anak, Raperda tentang Pencabutan Beberapa Peraturan Daerah Kabupaten Tulungagung, dan Raperda tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2012 tentang Modal Pemerintah Kabupaten Tulungagung pada PDAM Tulungagung.

Sedang DPRD Tulungagung, menyampaikan empat raperda untuk dibahas bersama Pemkab Tulungagung. Keempat raperda itu yakni, Raperda tentang Percepatan Peningkatan Kepemilikan Akte Kelahiran, Raperda tentang Perkoperasian, Raperda tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan serta Raperda tentang Pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapperda) DPRD Tulungagung, Heru Santoso MPd, menyatakan dalam masa sidang II tahun sidang III, DPRD Tulungagung akan melakukan pembahasan sembilan raperda. “Empat raperda merupakan insiatif DPRD dan lima raperda merupakan prakarsa eksekutif (Pemkab Tulungagung),” katanya.

Sementara itu, Bupati Syahri Mulyo saat menyampaikan sambutannya mengatakan banyak kemajuan yang diperoleh Tulungagung dalam setahun terakhir. Di antaranya, tingkat kemiskinan yang semakin berkurang dan angka harapan hidup warga Tulungagung yang melebihi target RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).

“Harapan hidup warga Tulungagung tahun 2016 adalah 73,8 tahun. Itu artinya rata-rata hidup warga Tulungagung sampai usia hampir 74 tahun. Ini melebihi target RPJMD yang 71,5 tahun,” paparnya.

Bupati Syahri Mulyo mengungkapkan pula jika pada tahun 2016 pertumbuhan ekonomi Tulungagung hanya mencapai 5,11 persen. Kendati lebih tinggi secara nasional yang mencatat angka 5,02 persen namun lebih rendah dari Jatim yang 5,5 persen. “Ini karena aksebilitas wilayah di selatan Jatim memang masih rendah,” katanya.

Hadir dalam sidang paripurna, selain pimpinan dan anggota dewan, juga Wakil Bupati Tulungagung, Drs Maryoto Birowo MM, Sekda Tulungagung, Ir Indra Fauzi MM serta para Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) lingkup Pemkab Tulungagung dan camat se-Kabupaten Tulungagung.(adv/AC)

post-top-smn

Baca berita terkait