Wednesday, 21 October 2020

PARA KORBAN MASTENG MULAI MELAPOR SATU PERSATU

post-top-smn

LUMAJANG, SMN – Kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur, yang viral di account facebook atas nama Masteng, pihak Satreskrim Polres Lumajang, meminta kepada para korban untuk segera melapor kepada pihak yang berwajib.

Karena, jika diketemukan korban dari kasus diatas, pihaknya akan melindungi kerahasiaannya dari berbagai sumber.

Para pelaku sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, karena atas laporan Yuningsih (35), berprofesi sebagai guru, warga Dusun Tambakrejo Rt.01 Rw.02, Desa Sumberagung, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

“Laporan itu diajukan oleh ibu kandung dari korban berinisial MPS (15), pelajar salah satu SMK di Jember, dimana MPS ini, photonya di viralkan oleh tersangka. Dan kami sudah tahan para tersangka berdasarkan atas laporan polisi nomor : LP/251/VIII/2018/JATIM/RES LMJ, Tanggal 18 Agustus 2018,” terang AKP Hasran.

Para tersangka yang sudah ditahan antara lain, Masrur Ikhwan Putrajaya alias Masteng alias Teng (25), warga Jalan Kolonel Seruji Barat Rt.04 Rw. 03 Kelurahan Ditotrunan Kecamatan/Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

“Dia itu pemilik account facebook Mastengsangmaster, dan account Instagram mastengsangmaster, dia sebagai orang yang melakukan perbuatan cabul terhadap anak,” tambahnya.

Tersangka kedua adalah Ahmat Rustandi alias Krai Shoot (28), warga Jalan Pue Bongo Palu, Rt 06 Rw 03 Kelurahan Boyaoge, Kecamata Palubarat, Kota Palu.

“Ini adalah pemilik account Instagram ar_kraishoot dan dia sebagai orang yang melakukan persetubuhan terhadap anak,” ungkapnya.

Tersangka ketiga bernama Ahmad Nuril Anwar (24), warga Dusun Sekarwadung Rt.02 Rw. 10, Desa Karangbendo, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

“Nah, dia ini yang menjadi juru camera, dan menjadikan anak sebagai obyek foto,” jelas Kasat Reskrim.

Menurut Hasran, kejadian terhadap korban tersebut, dilakukan pada Minggu (13/8) lalu,, sekitar pukul 10.00 wib, di bangunan bekas Plaza Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Modus operandi yang dilakukan oleh pelaku yang berprofesi sebagai photografer dan pemilik account facebook Mastengsangmaster, bahwa dalam menjalankan tugas, berprofesi dan menjalin pertemanan dengan Anak perempuan yang dikenal melalui media sosial, selanjutnya diajak hunting pro model hingga akhirnya berpose tanpa busana.

“Hasil dari photografer tersebut, dijadikan sebagai sarana memaksa anak, untuk menuruti kehendak pelaku dalam melakukan perbuatan cabul, secara bersama-sama dan persetubuhan, dan apabila korban menolak, maka diancam oleh pelaku, dengan menyebar luaskan foto tanpa busana,” bebernya.

Dari hasil penyelidikan terungkap bahwa, kegiatan pelaku sudah berlangsung selama 2 Tahun yaitu dimulai tahun 2016 – 2018.

“Tersangka Masteng pada Sabtu (18/8) sekira pukul 10.30 wib dirumahnya, mengakui telah melakukan perbuatan cabul terhadap korban MPS, dengan cara mencium, meraba serta memasukkan jari tengah ke dalam kemaluan korban, dan melakukan photo tanpa busana kepada kurang lebih 45 anak lainnya,” ujarnya.

Sedangkan tersangka Rustandi, sekira pukul 11.00 wib, dia mengakui telah menyetubuhi korban MPS dengan ancaman bila menolak photo bugil korban akan diviralkan.

“Perbuatan memviralkan photo, maka para pelaku berhasil diungkap Satreskrim Polres Lumajang. Dan apabila ada korban yang melapor, kami akan melindungi identitas para korban atas perbuatan pelaku,” pungkasnya.(Atk)

post-top-smn

Baca berita terkait