Friday, 27 November 2020

Pakde Karwo Minta RSU Haji Jadi Role Model RS Islam

post-top-smn
Gubernur Jawa Timur dengan didampingi Sekda Prov. Jatim dan Dirut RSU Haji meresmikan ruang operasi bedah

Gubernur Jawa Timur dengan didampingi Sekda Prov. Jatim dan Dirut RSU Haji meresmikan ruang operasi bedah

Surabaya, SMN – Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo minta Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Surabaya menjadi role model (contoh teladan) bagi RS Islam di Indonesia.
“Selama ini, kesan negatif sebagian masyarakat terhadap RS yang menggunakan label islam itu seakan-akan pelayanannya kurang memuaskan. Kesan tersebut harus dihapuskan. Saya minta RSU Haji menjadi role model bagi RS Islam untuk menciptakan brand positif bahwa RS Islam bisa melayani pasien lebih bagus dari tempat lain”.
Permintaan itu disampaikan Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim saat Peringatan Milad ke-23 RSU Haji Surabaya yang mengambil tema “Mari Kita Tingkatkan Mutu Layanan yang Berorientasi pada Keselamatan Pasien” serta dilanjutkan Peresmian Gedung Al-Aqsha RSU Haji Surabaya, Jumat (22/4).
Pakde Karwo mengatakan, RSU Haji memiliki modal yang kuat untuk menciptakan brand positif dan menjadi role model bagi RS Islam. Diantaranya, terdapat fasilitas pelayanan medis dan fasilitas penunjang umum yang lengkap serta didukung oleh dokter umum dan dokter spesialis berpengalaman.
Dengan diresmikannya gedung Al-Aqsha kian menambah lengkap fasilitas yang terdapat RS yang terletak di Jl. Manyar Kertoadi Surabaya tersebut. Berbagai fasilitas itu diantaranya Gedung Rawat Inap Obstetri dan Ginekologi & CSSD (Central Sterile Supply Department) untuk masyarakat miskin (maskin), Bedah Central & Rawat Inap Bedah, Rawat Inap Isolasi & Rawat Inap Paru untuk maskin.
Pakde Karwo menuturkan, meski fasilitas serba lengkap, RSU Haji harus memberikan pelayanan prima dan plus yang islami kepada pasien. “Contohnya, setiap subuh, ada ustadz yang keliling dan mendatangi kamar pasien, kemudian menyapa, lalu mengajak pasien, serta perawat untuk berdoa bersama demi kesembuhan si pasien”, tuturnya.
“Cara-cara seperti itulah yang bisa mempercepat kesembuhan pasien. Pasalnya, 80% orang sakit itu disebabkan perasaannya tidak dilayani dengan baik. Karena itu, Dirut dan seluruh karyawan RS Haji harus bisa memberikan pelayanan prima plus islami kepada pasien. Jadi nantinya, jika masyarakat berbicara RS Islam, mereka akan ingat RSU Haji, karena RSU Haji menjadi role model bagi RS Islam di Indonesia, khususnya Jatim” lanjut Pakde Karwo yang disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.
Senada dengan Pakde Karwo, Dirut RSU Haji, dr. Sasongko mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya maskin. Upaya tersebut diantaranya dengan mendirikan Gedung Al-Aqsha yang pembangunannya dimulai pada 2010 hingga selesai pada 2015 itu.
“Gedung Al-Aqsha ini merupakan komitmen kami untuk membuat RSU Haji menjadi lebih baik lagi dalam melayani masyarakat, khususnya maskin, juga lebih profesional, dan efisien. Kami juga berharap seluruh karyawan dapat terus termotivasi, dan berinovasi bagi kemajuan RSU Haji”, ujarnya.
Milad ke-23 RSU Haji dimeriahkan oleh berbagai kegiatan, diantaranya senam pagi yang dilanjutkan jalan sehat, bazaar, dan dihibur oleh band lokal. Sedangkan doorprize utama adalah dua unit sepeda motor Yamaha Mio, kulkas, sepeda gunung, TV 32 inch, dispenser, smartphone, dan berbagai hadiah menarik lainnya. Yang lebih istimewa, Pakde Karwo ikut menyumbangkan 1 buah sepeda motor khusus kepada karyawan kontrak di RSU Haji.
Turut hadir pada kesempatan itu, Sekdaprov Jatim, Dr. H. Akhmad Sukardi, Dirut-Dirut RSUD milik Pemprov Jatim, dan beberapa kepala SKPD di lingkungan Pemprov Jatim. (*)

post-top-smn

Baca berita terkait