Tuesday, 27 October 2020

Operasionalkan Kembali VIP

post-top-smn
Penandatanganan perjanjian kerjasama telah dilakukan oleh Kepala Biro Umum Pemprov. Jatim, Drs. Hizbul Waton, MM dan Kepala Pusat Penerbangan AL, Kolonel Edwin tanggal 7 Maret

Penandatanganan perjanjian kerjasama telah dilakukan oleh Kepala Biro Umum Pemprov. Jatim, Drs. Hizbul Waton, MM dan Kepala Pusat Penerbangan AL, Kolonel Edwin tanggal 7 Maret

Surabaya, SMN – Pemprov. Jatim mengoperasionalkan kembali gedung VIP Pemprov. Jatim di Terminal 2 (VIP PJT2) Juanda sebagai ruang transit bagi para tamu dan pejabat teras Pemprov. Jatim. Operasionalisasi dimulai 9 Maret ini.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov. Jatim, Benny Sampir Wanto di ruang kerjanya, di Lt. 1 Kantor Gubernur Jawa Timur Jl. Pahlawan 110 Surabaya.

“Penandatanganan perjanjian kerjasama telah dilakukan oleh Kepala Biro Umum Pemprov. Jatim, Drs. Hizbul Waton, MM dan Komandan Pangkalan Udara AL Juanda, Kolonel Laut (P) Erwin tanggal 7 Maret,  pembersihan ruangan VIP dan tumpengan tanggal 8 Maret,” ujarnya. .

Benny menjelaskan keberadaan gedung VIP PJT2 memudahkan para tamu tamu dan pejabat teras Pemprov. Jatim yang menggunakan terminal 2 sebagai titik keberangkatan dan kepulangannya. Sebab, apabila menggunakan VIP PJT1 sebagai transit, sementara keberangkatan dan kepulangannya menggunakan terminal 2, menjadi tidak efektif karena perjalanannya membutuhkan waktu tidak kurang dari 20 menit. “Pemprov ingin memberikan rasa nyaman bagi para tamunya, serta menghindari keterlambatan tamu sampai di pesawat gara-gara jauhnya lokasi VIP dan terminal 2,” ujarnya.

Ditambahkan, operasionalisasi VIP PJT2 ini terutama untuk para menteri dan pejabat lain yang menggunakan terminal 2, dengan maskapai yang memanfaatkan terminal ini yaitu Garuda Indonesia serta maskapai-maskapai yang mengambil jurusan luar negeri.

VIP PJT2 INI melengkapi keberadaan VIP PJT1 yang terutama diperuntukkan bagi Presiden, Wapres, dan tamu-tamu penting lain yang menggunakan pesawat sendiri. Atau, tamu penting lain yang karena sesuatu hal harus menggunakan terminal 1. Misalnya, menggunakan maskapai yang tersedia di terminal 1 seperti City Link, Batik, dan Sriwijaya.

 

post-top-smn

Baca berita terkait