Thursday, 29 October 2020

Mertua Terduga Teroris Berharap Anaknya Pulang 

post-top-smn

 teroris Ngawi, SMN – Terduga teroris Zainal Hasan, yang ditangkap tim Densus 88 di Lamongan, ternyata warga Kendung Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi. Saniyem, mertua dari Zainal merupakan seorang janda dan ibu dari Sundari.

Perempuan usia 65 tahun itu tampak syok dan sekarang memilih mengurung diri di rumahnya. Menurut para tetangganya, pintu rumah Saniyem sering tertutup rapat dan Saniyem jarang sekali keluar rumah. Walaupun sempat tinggal di Kendung, namun sejak lepas Idul Fitri tahun 2016, Zainal dan Sundari memutuskan pindah ke Lamongan dengan alasan ingin mencari kerja. Para tetangga Saniyem juga sering merasa heran dengan ketertarikan Zainal menonton video aksi teror mengatasnamakan jihad, lewat handphone. “KTP Zainal dan Sundari juga masih terdaftar sebagai warga Kendung,” ujar Kadir, kepala dusun setempat.

Kadir juga menambahkan, aktifitas Zainal juga sering mengherankan karena seringkali berangkat malam-malam dengan dijemput kendaraan namun orang-orang dalam mobil tidak keluar. Zainal sendiri sebelumnya sudah pernah mengikuti penyelidikan polisi dengan dugaan kasus yang sama.

Sementara itu Sari, kerabat Saniyem mengaku sudah lama tidak berhubungan dengan Sundari dan suaminya. Hanya saja, seusai penangkapan Zainal di Lamongan, ada beberapa anggota TNI dan polisi yang datang. Saniyem tampak syok,  pintu rumah Saniyem sering tertutup, perempuan tua itu juga jarang keluar rumah. Pihak keluarga sendiri mengaku menyerahkan semua kasus dalam penanaganan penegak hukum namun mereka berharap Sundari bisa dipulangka ke Kendung, berikut dengan tiga anaknya yang masih kecil-kecil. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait