Wednesday, 21 October 2020

Mentan Andi Amran Sulaiman : “Bulog Tetap Harus Beli Gabah Walau Kadar Airnya 25 Persen”

post-top-smn
Menteri Pertanian saat berbincang dengan Bupati Ngawi dan jajaran

Menteri Pertanian saat berbincang dengan Bupati Ngawi dan jajaran

Ngawi, SMN – Menteri Pertanian Dr.Ir. H . Andi Amran Sulaiman menekan Bulog agar tetap membeli gabah petani dengan harga standar yang ditetapkan pemerintah. Harga yang ditetapkan pemerintah untuk pembelian Bulog sebesar Rp 3.700 per kilogram dan hal itu menurut dia harus tetap diberlakukan untuk padi petani walau mutunya boleh jadi bukan sesua ketetapan bulog. “Walau kadar airnya masih 25 persen pun harus dibeli dengan harga sesuai ketetapan pemerintah sebesar Rp3.700 per kilogram,” katanya.

Langkah itu menurut Amran dilakukan pemerintah untuk mengatasi keluhan anjloknya harga gabah di tingkat petani. Selain bahwa pemerintah juga tetap mengedepankan serapan gabah dari para petani. “Tadi saya beberap kali cek ke tingkat petani di sawah, kadar air yang masih ada ya sekitar 22 persen dan 23 persen, Bulog harus tetap turun tangan membeli dengan harga standar,” katanya.

Amran Sulaiman juga menegaskan bahwa selain padi, juga akan digencarkan penanaman jagung karena tingkat permintaan jagung yang mulai meningkat untuk pasar ekspor. Pemerintah pusat merencanakan untuk membantu bibit jagung di Ngawi sebanyak 20 ribu hektar dan alat-alat pertanian. “Rencananya akan kita beri alat dan benih jagung 20 ribu hektar, ini meningkat karena sebelumnya untuk Ngawi mendapatkan bantuan bibit 7 ribu hektar,” ujarnya.

Kedatangan Mentan ke Ngawi berkaitan dengan kecukupan pangan nasional dan tingkat serapan gabah petani. Menteri Pertanian usai melakukan pertemuan dengan bupati Ngawi dan jajarannya, juga mendatangi acara panen raya di Desa Karangbanyu Kecamatan Ngawi. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait