Sunday, 29 November 2020

Memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2017 Berjalan Lancar

post-top-smn
Suasana upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional

Suasana upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional di halaman Kantor Dinas pendidikan Kabupaten Pasuruan, Selasa (2/5)

Pasuruan, SMN – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2017 ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah menggelar Upacara Bendera yang tepatnya di Halaman Kantor Dinas Pendidikan yang berada di Komplek Perkantoran Pemkab Pasuruan, Raci Bangil, Selasa (02/05).
Upacara Pengibaran sang saka Merah Puti dipimpin langsung oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf bersama Inspektur Upacara, kegiatan tersebut telah dihadiri oleh Wakil Bupati Pasuruan, Riang Kulup Prayudha, Kapolres Pasuruan, AKBP Muhammad Aldian, Sekda Agus Sutiadji, Wakil Ketua I Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan dan pejabat Pemkab Pasuruan yang lainnya.
Sedangkan untuk beberapa petugas yang dipercaya dalam mensukseskan berjalannya upacara kali ini juga dihadiri oleh Camat Winongan, Tectona Jati sebagai Pemimpin Upacara, dan Nurul Huda sebagai Perwira Upacara. Begitu juga dengan pembaca Teks Pembukaan UUD 1945 adalah Guru SDN Dermo 2 Bangil, Ana Fikratus Zakiyah , dan pembaca Panca Prasetya Korpri ialah Ani Rahmawati, dari staf Dinas Koperasi lantas UKM Kabupaten Pasuruan, beserta 3 petugas pengibar bendera Merah Putih, antara lain Riyadhotul Hidayah, dari siswi SMKN I Purwosari, dan Icha Febriyanti juga Fandi Akhmad dari SMA Kejayan Kabupaten Pasuruan.
Yang membuat sepektakuler dalam Upacara Bendera adalah pemberian penghargaan pada pemenang seleksi yang diselenggarahkan, dan pemberian hadia yang diberikan antaralain, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Berprestasi, juga penghargaan kepada Guru, PPSD (Pembantu Pelaksana Sekolah Dasar), Siswa dan Tokoh Masyarakat yang berdedikasi dalam bidang pendidikan tahun 2017, serta untuk Desa, Kelurahan dan Kecamatan yang lunas PBB P2 Tahun 2017 ini.
Buat para pemenang seleksi guru yang berprestasi adalah Yeni Sri Rahayu untuk kategori Guru TK, kemudian Novellia Cici Indahwati kategori Guru SD, dan Rosidah kategori SMP. Sedangkan untuk Kepala Sekolah diantaranya Agus Wijayati kategori Kepala Sekolah TK, Samilah kategori Kepala SD,  dan Prapti kategori Kepala Sekolah SMP.
Selain pemberian penghargaan untuk seleksi Guru dan Kepalah Sekolah, juga pemberian penghargaan untuk para pengawas Sekolahan terbaik diantaranya, Mintrowati, selaku Pengawas Sekolah TK terbaik, kemudian M Sholeh sebagai Pengawas Sekolah SD terbaik, serta Siswo Winarno sebagai Pengawas Sekolah SMP terbaik.
Dan untuk penghargaan yang terahkir untuk 6 orang yang dianggap berdedikasi dalam bidang pendidikan juga memperoleh penghargaan tersebut, diantaranya Mariyaul Kibtiyah, guru TK Ar Rochmah Bangil sebagai Guru TK dengan masa kerja 46 tahun, kemudian Adi Witiono, PPSD SDN Galih 2 Pasrepan sebagai PPSD pada daerah terpencil, disusul Pramawati Suryaningrum, Guru SMPN 2 Winongan sebagai Juara I My Teacher My Hero tahun 2016, Sutjiati, guru SMAN I Grati sebagai guru honorer tertua (72 tahun), Wahyu Resa Wardana, siswa SMK Negeri I Beji sebagai Juara I seleksi Asean Skill tingkat nasional tahun 2017, serta Siti Masitah, praktisi paduan suara dari Kecamatan Pandaan.
“Saya ucapkan selamat untuk orang-orang yang begitu luar biasa mendedikasikan hidup untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Pasuruan. Dan penghargaan ini semata-mata adalah apreasi dan ucapan terima kasih kami dengan harapan agar tak pernah ada kata-kata lelah untuk memberikan perubahan juga memajukan pada dunia pendidikan yang ada di Kabupaten Pasuruan,” tegas Irsyad Yusuf.
Menurut Irsyad, perkembangan dunia pendidikan disaat ini dihadapkan pada beberapa masalah penting, yaitu pemanfaatan media social yang tanpa batas sehingga berakibat perubahan perilaku dan pandangan para siswa maupun seluruh masyarakat.
“Saya berpesan kepada semua pihak guru agar senantiasa siswa-siswa kita harus diawasi dan dibimbing. Dan sebaiknya untuk para siswa lebih dituntut supaya memanfaatkan media social dengan baik dan sesuai porsinya. Karena kalau sampai di luar batas, maka efek yang akan ditimbul sangat berat,” imbuh Irsyat Yusuf. (Pur)
post-top-smn

Baca berita terkait