Wednesday, 2 December 2020

Melestarikan Tradisi Turun Temurun dengan Pijat

post-top-smn

KEDIRI, SMN — Persatuan Akupunkturis Seluruh Indonesia Cabang Kediri bekerja sama dengan Perkumpulan Para Pemijat Penyehatan Indonesia Cabang Kediri serta pemerintah desa Besuk menyelenggarkan bakti sosial pengobatan tradisional komplementer akupuntur dan pijat akupresur gratis berlangsung di Desa Besuk, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Ahad pagi hingga siang (21/5/2017).

baksos1 Andi Nurtaqwa P,M.Kes, Ketua panitia bakti sosial mengatakan, kegiatan bakti sosial ini terasa spesial sekali, karena baru pertama kalinya kegiatan ini dilaksanakan oleh perkumpulan para pemijat tradisional di wilayah Kediri.

“ Baksos ini yang pertamanya di Kediri, pelaksananya organisasi penyehat tradisional, meskipun ada juga setiap enam bulan sekali yang diselenggarakan oleh komunitas lain,” ungkapnya .

Andi yang juga akupunkturis ini merasa senang dengan suksesnya bakti sosial kesehatan pijat komplenter dan pijat ekupresur ini.

“Masyarakat sejatinya ingin sehat sehingga layanan kesehatan tradisional yang turun temurun pun bisa jadi alternatif pengobatan masyarakat,” tambah Andi

Sementara itu Paiman (55 tahun) yang  merasa kelelahan dan sering batuk  berterimakasih ada bakti sosial kesehatan di desanya. Ia selama ini jika lelah dan capek biasanya hanya dipijat.

“ Senang pak bisa pijat gratis, yang mijat juga suah berpengalaman sepertinya, saya cocok. Enak pijatnya. Badan kembali seger.” tutur Paiman didampingi anaknya.

Agus Budiono,  mewakili  Perkumpulan Para Pemijat Penyehatan Indonesia (P-AP3I) Cabang Kediri mengatakan, kerja sama  bakti sosial ini membuktikan  pengobatan alternatif pijat dan akupunktur  dibutuhkan masyarakat luas, di saat biaya berobat yang mahal. Masyarakat butuh alternatip perawatan dan penyembuhan agar sehat.

“Ke depan P-AP3I (Perkumpulan Para Pemijat Penyehatan Indonesia) Cabang Kediri akan terus melakukan bakti sosial kepada masyarakat dengan bekerja sama dengan berbagai pihak sebagai wujud menjaga tradisi pengobatan tradisional turun menurun lewat pijat dan kecintaan kepada profesi.” tuturnya.

post-top-smn

Baca berita terkait