Wednesday, 23 September 2020

Manjakan Peserta, BPJS Ketenagakerjaan Tanjung Perak Gandeng Perhotelan

post-top-smn
Ilustrasi - BPJS Ketenagakerjaan

Ilustrasi – BPJS Ketenagakerjaan

Jatim, SMN – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjung Perak menggandeng sejumlah perhotelan di Surabaya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya melakukan inovasi produk dan layanannya bagi para peserta baik perusahaan ataupun tenaga kerja yang memberikan nilai tambah bagi penggunaan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek), melalui program Co Marketing.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Tanjung Perak, Poedji Santoso, ditemui usai acara Gathering Perusahaan Peserta BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak dengan tema “Optimalisasi Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Hotel Pesonna Surabaya, Rabu (4/10) mengatakan, kartu BPJS Ketenagakerjaan milik peserta kini semakin multifungsi dengan adanya program Co Marketing.

Dia menuturkan, jika selama ini kartu tersebut hanya disimpan di rumah oleh peserta dan hanya dimanfaatkan jika ada kejadian kecelakaan kerja dan kematian atau klaim jaminan hari tua atau pensiun, kini setiap hari bisa dibawa untuk mendapatkan benefit lebih.

“Kartu BPJS Ketenagakerjaan (jamsostek) saat ini semakin multi fungsi, selain bisa digunakan langsung di rumah sakit trauma center apabila mengalami kecelakaan kerja, saat ini kartu tersebut bisa digunakan untuk kartu belanja ataupun menginap di hotel,” katanya,

Menurutnya, program ini merupakan bentuk kerja sama promosi maupun penjualan (business to business) dari produk/jasa milik perusahaan yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan perusahaan peserta (pelaku usaha) diharapkan dapat menguntungkan seluruh peserta (tenaga kerja dan perusahaan).

“Hanya dengan memperlihatkan kartu tersebut, peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mendapat potongan harga untuk semua transaksi pembelian produk atau jasa dari pelaku usaha yang sudah bekerja sama Co Marketing dengan BPJS Ketenagakerjaan. Adapun, harapannya manfaat ini juga bisa dirasakan oleh mitra perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan, yakni usaha mereka semakin berkembang dan penjualan produknya juga semakin meningkat,” paparnya.

Selain itu, pihak hotel yang menjalin kerjasama tentunya mengharapkan dapat meningkatkan tingkat hunian atau kunjungan hotel pesonna sendiri, selain itu juga memberikan pelayanan lebih kepada pemegang kartu BPJS Ketenagakerjaan.

Poedji menambahkan, ke depan akan diperbanyak jumlah perusahaan mitra yang bekerjasama Co Marketing dengan BPJS Ketenagakerjaan. Bahkan menurutnya, kerjasama ini juga akan dilakukan dengan hotel dan cafe di Surabaya.“Ini kerjasama kedua yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak setelah Perjanjian Kerjasama dengan Lazizaa Chicken & Pizza,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, secara nasional sudah ada lebih dari 100 perusahaan dan setiap peserta bisa melihat berbagai perusahaan di seluruh Indonesia yang sudah memberikan diskon di website www.bpjsketenagakerjaan.go.id di kolom co marketing. Harapannya jumlah ke depan akan semakin banyak, sehingga peserta BPJS Ketenagakerjaan akan semakin banyak mendapatkan benefit tambahan,” tuturnya.

Dalam acara tersebut kami juga memberikan sosialisasi terkait layanan tambahan berupa Layanan Rumah Sakit Trauma Center dan Jaminan Kecelakaan kerja return to work dengan harapan makin meningkatkan nilai guna dari kartu BPJS Ketenagakerjaan itu sendiri.

“Kami sengaja menghadirkan langsung perwakilan dari mitra rumah sakit kami yang dinamakan rumah sakit trauma center (RS PHC dan RS al irsyad) untuk memberikan sosialisasi agar peserta BPJS ketenagakerjaan dengan mudah dan paham ketika aplikasi penggunaannya di lapangan apabila mengalami Kecelakaan Kerja,” paparnya.

Sementara itu, GM Hotel Pesonna Surabaya Wahyudi mengatakan, dengan kerjasama ini tentunya peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa mendapatkan pelayanan tarif yang berdiskon sekitar 50 persen menginap di Hotel Pesonna Surabaya. “Dengan menggunakan kartu tersebut (BPJS Ketenagakerjaan,red) bisa mendapatkan diskon 50 persen untuk kamar,” ujarnya. (ris/kom_jtm)

post-top-smn

Baca berita terkait