Saturday, 5 December 2020

Mahasiswa Unsoer Ngawi Demo Rektor

post-top-smn
Aksi Demor mahasiswa Unsoer

Aksi Demor mahasiswa Unsoer

Ngawi, SMN – Mahasiswa Universitas Soerjo Ngawi, melakukan aksi demonstrasi di depan kampusnya, 12 Oktober lalu. Mereka menilai pihak rektor terlalu mengambil keuntungan dan menaikkan iuran dengan rincian yang tidak bisa diterima mahasiswa. “Kami tuntut agar ada transparansi, dan rektor turun jabatan,” ungkap Sumadi, salah satu koordinator lapangan aksi demo ini.

Biaya kuliah yang terus naik setiap tahun menjadi salah satu pertimbangan para mahasiswa melakukan aksinya. Mahasiswa juga menilai kampus tidak konsisten dengan tujuannya yakni membentuk iklim akademis yang menghasilkan mahasiswa berkualitas sebagai agen perubahan khususnya pada poros sosial kerakyatan, serta mampu responsif pada problem masyarakat, menjadi exellence dibidang saint serta menjadi lokomotif perubahan sosial masyarakat Ngawi. “Karena banyaknya pungutan keuangan, mahasiswa yang memutuskan berhenti kuliah di tengah jalan juga banyak,” ungkapnya.

Rektor Unsoer, Sudarto, juga dinilai gagal menaikkan akreditas Unsoer ke skala B. Mahasiswa juga menyoroti pembangunan tembok kampus sepanjang 150 meter dengan anggaran Rp 100 juta. Dugaan tidak tranparannya rektor pada keuangan kampus ini membuat mahasiswa pendemo juga menuntut adanya auditor independen yang didatangkan pihak yayasan.

Selain didemo mahasiswa, Forum Komunikasi Dosen (FKD) Unsoer juga menuntut Sudarto segera mengundurkan diri dari kursi rektor. Yuwono Kartiko, dari FKD Unsoer menyatakan, pengunduran diri bisa dianggap sebagai salah satu tindakan gentle dan tidak akan memperpanjang masalah. “Kita tentu juga pengin santun dan elegan, sebaiknya memang ada penyegaran di semua lini di Unsoer itu,” ujarnya.

Unsoer sendiri adalah satu-satunya kampus swasta di Ngawi yang berbentuk universitas dan asetnya milik Pemkab Ngawi. Diharapkan akan ada campur tangan pemerintah demi menyelamtkan kampus yang sudah mencetak ribuan sarjana ini. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait