Saturday, 24 October 2020

Komitmen Pemimpin Dalam Upaya Pemenuhan Hak Anak, Dukung Terwujudnya KLA

post-top-smn
Rapat evaluasi gugus tugas KLA

Rapat evaluasi gugus tugas KLA

Ngawi, SMN – Kabupaten Layak Anak (KLA), menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan di daerah. Tak terkecuali di Ngawi yang juga segera mendapatkan evaluasi KLA dari provinsi. Agar dapat tercapai kesepahaman, Pemkab Ngawi melaksanakan rapat persiapan evaluasi KLA Bagi Gugus Tugas, pada Senin, 13 Maret 2017 lalu.

Rapat evaluasi ini, menurut Mokh. Shodiq Triwidianto, pelaksana tugas (plt) Sekretaris Kabupaten Ngawi, guna memberikan pengertian bagi semua organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menjadikan kepentingan anak sebagai salah satu pertimbangan utama dalam merencanakan program pembangunan di Ngawi. “Adanya perlombaan KLA merupakan salah satu bukti komitmen pelaksanaan di kabupaten kita namun tentu kemenangan lomba bukanlah tujuan utama,” katanya.

Sementara itu Indah Kusumawardhani, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) menyatakan, saat ini, prioritas pembangunan daerah dengan memperhatikan kepentingan anak dan perempuan harus dikedepankan. Bahkan hal ini harus menjadi dasar dalam menentukan perencanaan penganggaran dan pembangunan daerah mengingat anak-anak merupakan generasi pererus bangsa dan pemimpin masa depan. “Perhatian dan prioritas ini diwujudkan pemenuhan hak anak, bahkan ini dilakukan sejak anak dalam kandungan dengan memperhatikan gizi dan kesehatan iu dan calon bayi,” ungkapnya.

Rapat evaluasi tersebut juga menghadirkan Kabid Pengarus Utamaan Gender (PUG) Dinas P3AKB Provinsi Jawa Timur, drg Rochendah Soetarmiati, M.MKes. Pada kesempatan itu, Rokhendah menekankan agar Pemkab Ngawi yang sudahb pernah meraih penghargaan tingkat madya untuk bidang KLA meningkatkan diri. Untuk itu, diperlukan komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam menunjukkan kepedulian pada pemenuhan hak anak.

Hal itu dapat diwujudkan dengan mengubah mindset bahwa membahas tentang anak, bukanlah tentang anak-anak bermasalah belaka. “Namun memenuhi hak anak sejak dalam kandungan, dalam keluarga, dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara adalah paling penting,” katanya.

Komitmen pemimpin daerah untuk memenuhi hak anak ini, akan tampak dalam program dan perencanaan pembangunan dan segala kebijakannya. Komitmen yang tinggi akan membentuk kesepahaman yang baik dalam melaksanakan upaya pemenuhan hak anak. Sesuai undang-undang, ada 31 hak anak yang wajib mereka dapatkan. Diantaranya hak bermain, mendapat kehidupan yang layak, mendapatkan pendidikan dan akses-akses fasilitas lain yang dapat disediakan pemerintah.

Kabid PUG Dinas P3AKB Jatim ini juga mengharapkan prestasi Kabupaten Ngawi yang pernah mendapatkan penghargaan madya bidang KLA dapat ditingkatkan ke kategori nindya. Untuk itu diperlukan komitmen tinggi dari pemimpin daerah dan diimplementasikan dalam setiap program OPD. Komitmen tinggi dan goodwill pemerintah dalam hal itu menjadi salah satu evaluasi yang disusun tim dari provinsi. “Sesuai evaluasi yang sudah dilakukan provinsi, Kota Surabaya merupakan daerah dengan komitmen yang tertinggi dalam upaya pemenuhan hak anak dan sudah mendapatkan penghargaan kategori mentor KLA,” katanya. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait