Saturday, 26 September 2020

Komisi C DPRD Ponorogo Lakukan Sidak Pengecoran Jalan Di Sukorejo

post-top-smn
Ketua Komisi C DPRD Ponorogo Erkhamni saat sidak pengecoran jalan

Ketua Komisi C DPRD Ponorogo Erkhamni saat sidak pengecoran jalan

Ponorogo, SMN Dalam menanggapi keluhan masyarakat terkait rusaknya jalan, DPRD Ponorogo melakukan sidak pengecoran jalan di wilayah Kecamatan Sukorejo, tepatnya jalan raya menuju Kecamatan Sampung. Inspeksi mendadak (SiDak) yang di lakukan para pentolan Komisi C DPRD Ponorogo 3/5 kemarin. Hal ini dilakukan karena banyak masukan dari masyarakat yang mengeluhkan buruknya pengerjaan jalan tersebut.

Bahkan dalam sidak tersebut, para wakil rakyat ini, secara langsung melihat kondisi fisik jalan, mereka juga melakukan pengukuran tebal jalan yang sedang di lakukan pengerjaan. “kita pantau langsung agar pembangunananya lebih baik karena saat ini banyak keluhan dari masyarakat yang masuk ke DPRD,” kata ruh Dewan Erkhamni ketua komisi C.

Tak hanya itu, dalam sidak tersebut Komisi C menemukan banyak kekurangan, seperti dari longgarnya pengawasan dari dinas PU, sehingga pengerjaan proyek pengecoran jalan tersebut dilakukan kurang maksimal. Apalagi menurut laporan masyarakat dalam proses pengecoran jalan sepanjang kurang lebih 200 meter itu, yang 3 meter dikerjakan secara manual, sehingga mutu kualitasnya kurang bagus.

“Sidak ini sengaja kami lakukan karena banyak laporan dari masyarakat, yang masuk ke kantor DPRD. Apalagi dalam laporan tersebut, bahwa dalam pengerjaan proyek yang nilainya hampir 200 juta itu, yang tiga meter di kerjakan secara manual dan besi penyangga cor sangat kecil”, terangnya.

Kami selaku wakil rakyat berharap, Dinas PU segera turun tangan untuk memantau secara langsung terkait pengerjaan jalan tersebut, karena tak hanya berdasarkan laporan masyarakat, namun dalam sidak yang di lakukan hari ini juga banyak menemukan kekurangan dalam pengerjaan pengecoran jalan.

“Ini Dinas PU harus segera turun tangan gak bisa di biarkan seperti ini. Bahkan Dinas PU harus segera memanggil pihak rekanan yang mengerjakan agar dalam mengerjakan proyek tidak asal-asalan”, jelasnya.

Sementara, pihak DPRD berharap proyek pembangunan jalan dikerjakan tidak secara asal asalan, karena saat ini jalan rusak menjadi sorotan masyarakat, apalagi ini hampir memasuki bulan Ramadahan sehingga diharapkan arus mudik dan arus balik tidak terganggu. (Wied/adv)

post-top-smn

Baca berita terkait