Sunday, 29 November 2020

Komisi B DPRD Ponorogo Desak Pemkab Segera Relokasi Pedagang dan Berikan Bantuan Permodalan

post-top-smn
Wakil rakyat dari Komisi B DPRD Ponorogo saat melakukan Inspeksi

Wakil rakyat dari Komisi B DPRD Ponorogo saat melakukan Inspeksi

 Ponorogo-SMN, Paska kebakaran pasar Songgolangit yang meluluh lantakkan ratusan kios pasar, menyisakan duka dan keluhan yang mendalam, khususnya bagi para pedagang yang terdampak. Melihat kenyataan tersebut, wakil rakyat dari Komisi B DPRD Ponorogo segera melakukan Inspeksi Mendadak (SiDak) lokasi. Adapun solusi yang dilakukan, Pihaknya secepatnya mendorong Eksekutif atau Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk segera bertindak cepat dalam merelokasi pedagang dan memberikan bantuan permodalan kepada para pedagang. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi B, Sunarto, S.Pd bersama anggota Komisi B yang lainnya, di Pasar Songgolangit, Senin (15/05).

Hadir dalam SiDak, anggota Komisi B, diantaranya H. Agung Priyanto dari PDIP, H. Agus Mustofa Latif dari PAN, Drs Marjuki dari Partai Demokrat, Drs Mulyono dari Gerindra, Winingsih SH dari Golkar, Sunarto S.Pd yang berasal dari PAN menyatakan perasaan bela sungkawa dan rasa empati yang mendalam kepada para pedagang yang menjadi korban kebakaran pasar songgolangit tersebut. “Mudah-mudahan mereka menerima takdir atas musibah yang terjadi”,ujar Sunarto.

Menurutnya, Komisi B sebagai mitra Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (PerDaKUM) atau yang dulu bernama Indagkop, akan mendorong untuk segera merelokasi pedagang sebagai tanggap darurat bencana kebakaran, apalagi segera menghadapai bulan Romadhon dan Hari Raya Idul Fitri yang tentu saja sangat mengganggu perputaran ekonomi di Kabupaten Ponorogo, sambung Sunarto.

Untuk relokasi, pihaknya mengusulkan agar supaya lokasi yang akan digunakan sebagai tempat relokasi pedagang tidak jauh dari Pasar Songgolangit, seperti areal parkir sebelah barat atau selatan yang tidak terpakai, eks pengadilan dan beberapa lokasi yang akan disepakati antara para pedagang dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, jelas Sunarto.

 

“Tentang tindak lanjut dari teman-teman pedagang yang modalnya ikut terbakar, kami mendorong kepada satker yang terkait untuk memberikan fasilitas permodalan sehingga mereka dapat kembali berjualan. Kemarin sudah ada kesepakatan tentang dana bergulir yang jumlahnya 2 sekian milyar dan rencananya akan dibuat BLUD tentang finansial, yang mana kalau tidak bisa dihibahkan kepada para pedagang, minimal bunga yang diberikan tidak tinggi atau bebas bunga,” Papar Sunarto.

Pada prinsipnya, Komisi B akan mengawal relokasi secepat mungkin dan pemberian permodalan juga secepat mungkin,” Jangan sampai para pedagang tidak merasakan peran dan keberadaan pemerintah, kita sebagai peencetus kebijakan dan pelaksananya dari eksekutif,” Tandas Sunarto.

Selebihnya, pihaknya juga akan berkomunikasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran tentang perlunya pengadaan atau pembaruan mobil pemadam kebakaran untuk menjadi usulan pada pembahasan anggaran kedepan, pungkas Sunarto. (Wied/Adv/DPRD)

 

post-top-smn

Baca berita terkait