Tuesday, 1 December 2020

Kewenangan Parkir Pasar Semakin Amburadul, Terungkap Adanya Karcis Parkir Ilegal

post-top-smn
Perbedaan karsis parkir legai dan ilegal

Perbedaan karsis parkir legai dan ilegal

Sampang, SMN – Perseteruan lahan parkir yang berada dipasar srimangunan pasca kebakaran yang terjadi setahun lalu sepertinya belum tuntas. Perseteruan ini akibat dampak saling lempar kewenangan antara Dishubkominfo dengan Dispendaloka Sampang. Hingga terungkap adanya karcis parkir yang dianggap ilegal oleh Dishubkominfo.

Polemik ini kembali mengundang perhatian banyak kalangan. Salah satunya datang dari LSM madura development watch (MDW). Lembaga ini menilai adanya ketidak seriusan pemerintah daerah untuk menyelesaikan masalah tersebut. Terbukti, hingga kini pengelolaan parkir pasar srimangunan ini masih tidak jelas pemegangnya. Terlebih sempat adanya persinggungan antara pengelola parkir yang lama dengan pengelola parkir lain yang dianggap sah dan berhak.

Ketua MDW Sampang Ali Mahrus mengatakan hingga kini pihaknya menilai kedua institusi pemerintah daerah yang saling lempar tanggung jawab menjadi penyebab polemik yang terjadi selama ini. Pihaknya hanya menyesalkan tidak adanya penyelesaian hingga akhirnya timbul perseteruan antara pengelola parkir yang lama dengan pengelola parkir lain. “Ini menjadi catatan kami jika miskomunikasi antara Dispendaloka dengan Dishubkominfo yang akhirnya menimbulkan polemik”, ujarnya usai audensi di aula Dishubkominfo sampang kemarin.

Disisi lain, pihaknya juga menemukan adanya kejanggalan. Dimana parkir sebelumnya hingga menimbulkan polemik tersebut keluar karcis parkir yang mengatasnamakan Dishubkominfo. Uniknya, pihak Dishubkominfo sendiri merasa tidak tahu menahu dan tidak merasa mengeluarkan karcis parkir yang dikenakan pengelola parkir didalam area pasar Srimangunan. “Jelas, karcisnya tertulis dishubkominfo. Kita dapatkan didalam areal pasar”, ungkapnya.

Sementara itu ditempat yang sama kepala Dishubkominfo Sampang Ali Wafa menuturkan pihaknya tidak mengakui jika institusinya mengeluarkan karcis parkir yang disodorkan oleh LSM tersebut. Karena karcis parkir yang dikelola sebelumnya terdapat tanda khusus.

“Itu tidak ada korporasinya. Itu ilegal karena itu bukan dari kami. Kita akan usut darimana asal karcis itu keluar dan yang membuat. Karena kalau dari kami ada nomer serinya yang tercatat secara adminsitrasi disini dan ada korporasinya”, ujarnya. (why)

post-top-smn

Baca berita terkait