Saturday, 31 October 2020

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blitar : Penguatan kelembagaan Agar Tercipta Sinergitas

post-top-smn

IMG_5816

Kab. Blitar, SMN – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blitar, Hj. Ninik Rijanto gencar melakukan pembinaan dan penguatan kelembagaan PKK mulai tingkat Kabupaten hingga tingkat Desa. Dalam kunjungan yang di dampingi oleh unsur pimpinan TP PKK Kabupaten dan segenap lintas sektor ini mengunjungi 4 tempat di wilayah Blitar barat. Hj. Ninik Rijanto menyampaikan pentingnya penguatan kelembagaan agar tercipta sinergitas antara PKK Kabupaten hingga PKK Desa terkait dengan stake holder.

Kegiatan ini diawali dengan kunjungan di Kantor Kecamatan Wonodadi. Dalam kunjungan ini Ketua TP PKK berpesan agar 4 pokja dalam PKK dapat di optimalkan. Hal ini dikandung maksud agar prioritas program kerja dapat dicapai melalui pembagian tupoksi yang efektif. Selain itu optimalisasi pokja PKK erat kaitannya dengan perencanaan, pelaksanaan, pembinaan sampai fasilitasi 10 program pokok PKK.

Selain berkunjung pos PKK, rombongan juga berkunjung di salah satu posyandu yang ada di Desa Kunir Kecamatan Wonodadi. Dalam kegaiatan ini Ketua TP PKK Kabupaten Blitar meninjau pembinaan yang dsampaikan tim Promkes Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar. Dalam pemaparanya, tim promkes berpesan agar posyandu meningkatkan pelayananya, dan menertibkan administrasinya. Selain diadakan pemaparan, juga dilaksanakan penimbangan balita, pijat bayi serta pemberian makanan tambahan. Tim Penggerak PKK Kabupaten Blitar berharap dari pelayanan posyandu yang maksimal,akan menyiapkan generasi penerus yang handal.

Tidak hanya melakukan pembinaan dan penguatan kelembagaan PKK dan Posyandu, rombongan Pengurus PKK Kabupaten Blitar juga melakukan bakti sosial masyarakat di Kecamatan Srengat. Kegiatan ini diawali dengan menjenguk Siswiani Sarofi, warga desa Pakisrejo yang menderita tumor sejak Sekolah Dasar. Seperti yang diketahui bersama Siswiani telah melakukan berbagai macam jensi dan metode penyembuhan,namun hingga saat ini belum menunjukan kemajuan yang signifikan. Bahkan menurut keluarganya Rumah sakit Dr. Sutomo Surabaya tidak berani mengambil tindakan,dikarenakan resiko yang tinggi. Karena hal itu kini wanita kelahiran Blitar, 10 Februari 1984 ini sekarang di rawat jalan dengan terapi dari salah satu pengobatan herbal di wilayah Blitar. Hj. Ninik Rijantto juga menyarankan agar Siswiani mengonsumsi teh Cina sebagai pengobatan herbal.

Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan kunjungan di Rumah Mbah Tuminah warga Lingkungan Togogan Srengat. Mbah Tuminah ini merupakan warga miskin yang mendapatkan bantuan bedah rumah. Bantuan yang berasal dari sumbangan para dermawan dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar ini, direalisasikan menjadi sebuah rumah layak huni. Saat ini proses pembangunan rumah ini sudah mencapai tahap pembelanjaan material,pengukuran dan pemasangan patok. Dalam kegiatan ini diacarakan pula pemberian sumbangan sembako dari TP PKK kabupaten Blitar kepada Mbah Tuminah dengan harapan mengurangi beban nenek sebatang kara ini.(adv/hms/Kan)

post-top-smn

Baca berita terkait