Sunday, 27 September 2020

Kepatuhan Bayar Listrik Pelanggan PLN Kediri Masih Rendah

post-top-smn
Humas PLN area Kediri Joko Siswantoro

Humas PLN area Kediri Joko Siswantoro

Kediri, SMN – Tingkat kepatuhan pelanggan PLN Kediri dalam membayar listrik, ternyata masih sangat rendah. Hal itu, terbukti dari tunggakan pembayaran listrik yang tercatat PLN area Kediri di semester I capai ratusan miliar rupiah.

Data dari PLN area Kediri tunggakan listrik pelanggan sejak awal Januari hingga akhir Mei 2016 sebesar Rp 115 miliar. Apabila, dihitung dalam persentase sebesar 17,37 persen dari target pendapatan satu semester sebesar Rp 662 miliar.

Sementara itu, Humas PLN area Kediri Joko Siswantoro mengatakan, tunggakan listrik dari pelanggan ini diketahui dari pembukuan PLN masing-masing rayon setelah memasuki tanggal 21.

“Periode pembayaran listrik dimulai sejak tanggal 1 hingga tanggal 20. Bagi pelanggan yang belum membayar hingga batas akhir tersebut, masuk dalam data pelanggan menunggak,” terang Joko ditemui di PLN area Kediri, Jumat (10/6).

Dijelaskan dia, terhadap pelanggan yang menunggak pada bulan pertama ini akan ditindak dengan cara pemutusan jaringan melalui pesawat pembatas atau MCB. Sedangkan, pelanggan yang menunggak hingga dua bulan dilakukan pemutusan melalui saluran rumah tangga.

“Pelanggan yang nunggak selama dua bulan kemudian ingin menyambung kembali, prosesnya cukup lama. Sebab, proses penyambungan kembali melalui saluran rumah pelanggan,” jelasnya.

Masih katanya, sedangkan untuk pelanggan yang nunggak hingga tiga bulan lamanya, PLN melakukan upaya tegas berupa pembongkaran saluran hingga pada pemutusan meterannya.

Sanksi ini dapat dicabut PLN apabila pelanggan sanggup melunasi seluruh tunggakannya. Sedangkan untuk penyambungan jaringannya lagi, pelanggan harus membayar penyambungan baru.

“Sebagai langkah antisipasi, sebenarnya kami selalu melaksanakan sosialisasi. Sesuai program PLN Jatim, ada program Nangkring Bareng PLN. Harapannya, tunggakan listrik pelanggan ini dapat diminimalisir,” jelasnya.

Untuk diketahui, pendapatan dari sektor pembayaran listrik PLN area Kediri dalam satu tahun mencapai Rp 2,278 triliun. Pendapatan total itu berasal dari pembayaran pelanggan sejumlah 1.069.362 orang.

Pada tahun ini, PLN area Kediri menetapkan target jumlah total pelanggan sebesar 1.100.572 orang. Dari target tersebut, maka diketahui ada penambahan pelanggan baru yang akan dicapai sebesar 31.210 orang.

post-top-smn

Baca berita terkait