Monday, 28 September 2020

Jembatan Penghubung di Desa Bulu Ambrol, Aktivitas Warga Terganggu

post-top-smn
Jembatan penghubung yang ambrol di Desa Bulu, Kecamatan Semen, Kediri

Jembatan penghubung yang ambrol akibat tergerus arus Sungai Bruno di Desa Bulu, Kecamatan Semen, Kab. Kediri.

Kediri, SMN – Jembatan yang ada di Desa Bulu Kecamatan Semen Kabupaten Kediri ambrol, tergerus derasnya arus Sungai Bruno pasca hujan lebat beberapa hari lalu. Ironisnya, jembatan yang ambrol itu baru berusia 5 tahun dan tahun lalu baru dilakukan perbaikan.

Jembatan itu ambrol pada Rabu (13/4/2016) sekitar pukul 23.00 WIB. Beruntung tak ada korban jiwa di peristiwa tersebut karena sebelumnya pemkab melarang warga melintasi jembatan tersebut. Hanya saja, ambrolnya jembatan menyebabkan aktivitas warga terganggu. Mereka terpaksa mengambil jalan lain yang jaraknya puluhan kilometer untuk menuju ke Kecamatan Mojo. Jembatan ini juga jadi alternatif menuju Tulungagung.

“Jembatan ini penghubung antara warga yang tinggal di kecamatan semen dan kecamatan Mojo dan sekarang harus memutar puluhan kilometer untuk ke kecamatan sebelah,” kata Maki warga sekitar jembatan saat ditemui di lokasi kejadian.

Dari hasil pantauan BPBD, ambrolnya jembatan dikarenakan bangunan atau pondasi jembatan tergerus arus sungai. “Hasil kami melihat ambrolnya jembatan karena tergerus arus sungai yang intensitas airnya tinggi disaat hujan lebat kemarin,” kata Heri Wahyu Plt. Ketua BPBD Kabupaten Kediri saat dihubungi melalui telepon selulernya Kamis (14/4/2016).

Lebih lanjut Heri menjelaskan jika tak ada korban jiwa di peristiwa ini lantaran beberapa hari lalu pemkab telah menutup jembatan tersebut agar tak dilewati karena rusak. “Kita sudah menutup jembatan beberapa hari lalu , agar tak ada korban disaat terjadi bencana,” kata Hari.

Hari juga menambahkan jika umur bangunan jembatan memang belum terlalu lama yaitu sekitar lima tahun. “Dari informasi yang saya dapat bangunan jembatan masih berumur lima tahunan,” tandas Hari.

Terakhir jembatan tersebut diperbaiki setahun yang lalu setelah pondasi jembatan sempat tergerus. Kini warga berharap pemerintah segera membangun jembatan kembali karena meski jembatan ini tergolong kecil. (len)

post-top-smn

Baca berita terkait