Saturday, 26 September 2020

Jelang Idul Adha, Harga Pangan Merangkak Naik

post-top-smn
Ilustrasi

Ilustrasi

Jatim, SMN – Di penghujung Agustus jelang Hari Raya Idul Adha kini harga pangan atau kebutuhan pokok mulai beranjak naik. Kenaikan terjadi karena permintaan dari konsumen yang terus mulai mengalami peningkatan sekitar 21 persen dibanding hari biasa.

“Jelang Hari Raya Idul Adha ada sentimen kenaikan harga komoditas sayur mayur utamanya cabai dan berpotensi semakin tinggi hingga H-3. Sentimennya naik per dua hari ini naik contoh cabai naik per hari Rp 500 sampai hari ini kenaikannya sudah Rp 1.000,” kata Ikatan Pedagang Pasar Tradisional, Abdullah Mansuri, Rabu (31/8).

Untuk komoditi lain seperti bawang merah, bawang putih, sayur mayur rata-rata ada kenaikan, tetapi kenaikan masih relatif kecil. Menurutnya, adanya sedikit kenaikan tersebut dikarenakan permintannya sudah mulai meningkat.

Ia menjelaskan, pada tahun-tahun sebelumnya sentimen kenaikan harga baru terjadi pada H-3 Idul Adha. Namun, sekarang hampir dua minggu sebelumnya sudah mulai ada pergerakan naik. Biasanya, kata dia, kenaikan yang cukup tinggi yakni komoditi cabai merah, cabai rawit, cabai kriting, bawang merah dan bawang putih.

Khusus bawang putih, lanjutnya, saat ini memang diperoleh dari impor. Sebab, produksi dari petani lokal hanya 10 persen dari total kebutuhan nasional. Sementara itu, untuk pasokan pangan di pasar saat ini terpantau aman dan lancar.

Namun ia mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai kenaikan jelang Idul Adha. “Jika sekarang sudah ada kenaikan kurang lebih Rp 500 sampai Rp 1.500 per komoditas, maka ada potensi kenaikan yang signifikan jelang H-3, ini perlu diwaspadai,” tukasnya. (afr/kom_jtm)

post-top-smn

Baca berita terkait