Friday, 23 October 2020

Jalan Berlubang di Ngawi Makin Meresahkan

post-top-smn
Jalan berlubang membuat pengguna  jalan cenderung berkendara di sisi kanan jalan

Jalan berlubang membuat pengguna jalan cenderung berkendara di sisi kanan jalan

Ngawi, SMN – Jalan berlubang di Ngawi menjadi perhatian serius oleh semua pihak. Apalagi keluhan dari masyarakat ang melintasinya begitu gencar di berbagai lini massa termasuk via media sosial. Di Ngawi, bahkan ada ungkapan satire yang terkenal bahwa daeah ini memberikan kunjungan wisata jeglongan sewu. Hal ini menjadi semacam sindirian seiring dengan dicanangkannya program kunjungan wisata ke Ngawi yang ditetapkan di tahun 2017 ini.

“Jalan berlubang di Ngawi itu masalahnya terbentang di jalan nasional, jalan provinsi maupun jalan antara kecamatan, sulit menemukan jalan mulus saat ini,” ungkap Fatoni, salah satu pengguna jalan di Ngawi.

Akibat banyaknya jalan berlubang, pengemudi kendaraan pun tak segan mencari jalan mulus dengan mengabaikan keselamatan. Sebagian besar kecelakaan yang terjadi sejak pertengahan 2016 sampai saat ini akibat menghindari jalan berlubang. Ironisnya, dari sekian banyak kasus, sebagian besar menyebabkan korban meninggal dengan korban terbanyak pengguna kendaraan roda dua (sepeda motor).

Kerusakan jalan yang sangat parah dua tahun terakhir disinyalir karena tonase kendaraan angkut material untuk membangun jalan tol yang rutin melintasi jalan raya. Dinas Pekerjaan Umum dan Pembangunan Kabupaten Ngawi sudah melayangkan protes ke Pemprov Jatim mengenai banyaknya jalan rusak ini. “Kita protes dan minta Pemprov peduli karena jalan raya yang rusak berada di jalur wewenang pemeliharaan mereka, namun kebanyakan memakan korban Warga Ngawi dan keluhan masyarakat pun mampirnya ke Pemkab Ngawi,” ujar Sudarno, Kabid Jalan dan Jembatan DPU.

Sementara itu saat meninjau penyelesaian jalan tol pada 22 Februari lalu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimoeljono menjanjikan akan segera mendata dan memperbaiki kerusakan jalan di jalur Jawa Timur. Targetnya, akhir Februari 2017 jalan-jalan yang berlubang di jalur Jawa Timur sudah bisa dituntaskan perbaikannya. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait